Pekan Tenun Kalbar tahun 2024 telah dimulai. Masyarakat dapat menyaksikan langsung proses tenun Ikat Sintang yang ditampilkan dua penenun dari Sintang yaitu Mini Yulia dan Paulina Tanti, juga tenun Songket Corak Insang yang ditampilkan dua penenun dari Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa yaitu Kurniati dan Nuriani Wulandari.
MARSITA RIANDINI, Pontianak
TAK ketinggalan tenun tablet yang ditampilkan dua siswi SMK Negeri 6 Pontianak yaitu Veronika dan Aisyah. Demo tenun ini akan berlangsung selama pameran Pekan Tenun Kalimantan Barat sejak 27 hingga 30 Agustus 2024 di Rumah Jepin Pontianak mulai dari pukul 08.00 hingga 21.30 WIB.
Pekan Tenun Kalimantan Barat 2024 diinisiasi oleh Rumah Jepin Pontianak sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian wastra Indonesia terutama tenun yang berasal dari Kalimantan Barat dan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dan pemuda dalam berbagai program yang dapat meningkatkan hard skills dan soft skills para pesertanya.
Direktur Program Pekan Tenun Kalimantan Barat 2024 Uke Toegimin mengatakan dengan dukungan dari Kemendikbud, Dana Indonesiana, dan LPDP, Rumah Jepin menjadi penerima manfaat Dana Indonesiana 2023 untuk mendukung pelaksanaan Pekan tenun Kalimantan Barat 2024.
Rangkaian kegiatan Pekan tenun Kalimantan Barat 2024 telah dilaksanakan sejak bulan April 2024 lalu dengan mengadakan beberapa program edukasi seperti; Workshop Berencana Sebelum Menenun, Workshop Powderisasi Pewarna Alam, Woven Fashion Design Competition, Pameran Koleksi Tenun Rumah Jepin, Workshop Trend Forecasting dan Business Plan.
"Khusus untuk program Workshop Berencana Sebelum Menenun dan Workshop Powderisasi Pewarna Alam adalah dua program peningkatan kapasitas bagi penenun di Sintang dan Pontianak yang bertujuan untuk memberikan wawasan tambahan bagi penenun," jelas Uke.
Workshop berencana Sebelum Menenun dikhususkan untuk memproduksi kain tenun dengan tujuan sebagai bahan baku pembuatan pakaian. Sehingga posisi motif tenun dapat disesuaikan dengan kebutuhan pola pakaian yang akan diproduksi.
Sedangkan Workshop Powderisasi Pewarna Alami adalah program untuk melatih pelaku pewarna tenun untuk memproduksi pewarna alami berupa bubuk yang bisa disimpan lebih lama, sehingga pewarna selalu memiliki stok untuk setiap permintaan pewarnaan.
"Program edukasi lain yang diadakan oleh Rumah Jepin sebagai kontribusi bagi pemberdayaan pemuda, yaitu penyelenggaraan program Woven Fashion Design Competition 2024," tambahnya.
Program ini adalah program untuk menjaring talenta fashion desain baru dari Kalimantan Barat. Kompetisi ini menerima 47 desain dan telah memilih 10 finalis yang telah melaksanakan proses mentoring bersama fashion designer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Pontianak.
Adapun 10 finalis Woven Fashion Design Competition 2024 Cindyka Verona, Gina, Agustianingsih, Haudlatifa Widjiantari, Julianus Pemberien, Kiki Indrianti, Mardiana Dwi Rizki Wahyuni
Mutiara, Novira Alma Safitri, Putri Regiani, Boru Gultom, dan Sekar Sari.
Setelah melewati proses mentoring bersama bersama mentor-mentor yang sudah malang melintang di bidang fashion design seperti Rika Ayub, Arief Fitriansyah, David Rusli, Miesha Hamisah, dan Tione Afifaya Dumamika, para finalis berhasil melahirkan satu karya desain yang diproduksi menjadi satu busana yang 70 persen menggunakan tenun kalimantan barat pilihan mereka.
Hasil produksi busana yang telah dijahit akan diperagakan pada malam puncak Pekan Tenun Kalimantan Barat 2024 pada malam puncak di hari Sabtu, tanggal 31 Agustus 2024.
Rangkaian program Pekan Tenun Kalimantan Barat 2024 dibuka mulai dari Senin, 26 Agustus 2024 hingga hari Sabtu, 31 Agustus 2024 di dua lokasi utama. Pameran tenun ikat dan demo pembuatan tenun diselenggarakan di Rumah Jepin Pontianak yang berlokasi di JPontianak, sementara program talkshow, pelatihan dan lomba-lomba untuk anak-anak diselenggarakan di Dewan Kerajinan Nasional Provinsi Kalimantan Barat (Dekranasda Kalbar) yang berlokasi di Pontianak.
Pameran Koleksi Tenun Rumah Jepin akan ditujukan kepada masyarakat luas untuk dapat melihat dan menikmati koleksi-koleksi tenun dan busana yang ada di Rumah Jepin. Selain itu, masyarakat juga dapat melihat langsung demo produksi tenun oleh siswa-siswi SMK Negeri 6 setiap harinya dan berdiskusi bersama mereka.
Pekan tenun Kalimantan Barat 2024 dibuka secara resmi pada Senin, 26 Agustus 2024 pada pukul 20.00. Dihadiri Damianus Kans Pangaraya mewakili Pj Gubernur Kalimantan Barat dari Biro Administrasi Pembangunan, Nur Asyura Anggini Sari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat (Kalbar), Anita Ani Sofian perwakilan Dekranasda kota Pontianak, Sri Rosmiati perwakilan Dekranasda kabupaten Sintang.
Pada pembukaan ini, juga di luncurkan website rumahjepin.id, sebuah platform digital yang menjadi jembatan antara kekayaan budaya lokal dan pasar lokal. Dengan harapan bahwa tenun Kalimantan Barat dengan semua nilai dan keindahannya mendapatkan tempat yang layak di dunia dan dapat diakses oleh masyarakat luas, baik dalam negeri maupun di luar negeri.
Website yang merupakan inisiatif dari Rumah Jepin ini menjadi pusat informasi dan galeri yang memiliki misi untuk mengembangkan wastra indonesia terutama tenun dari Kalimantan Barat lewat dunia fashion, dan menjadi e-commerce khusus tenun Kalimantan Barat. (*)
Editor : A'an