Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tanah Rencong, Surganya Penikmat Kopi

A'an • Kamis, 26 September 2024 | 15:00 WIB

 

KOPI: Wine Kopi, salah satu kopi fermentasi nonalkohol yang rasanya mirip anggur.
KOPI: Wine Kopi, salah satu kopi fermentasi nonalkohol yang rasanya mirip anggur.

Tak Sekadar Minum Kopi, Ada Edukasi Tentang Kopi

Aceh terkenal dengan kota penghasil kopi terbaik. Wangi khas kopi Gayo bisa ditemukan di banyak kedai kopi tanah rencong. Salah satunya, di SYR Coffee. Seperti Aming-nya kalau di Pontianak. Hits. Bedanya, di sini menjual banyak jenis kopi. Ketika berada di sana, pengunjung bisa mendapat banyak edukasi tentang ilmu perkopian

 

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

 

SATU persatu para pembeli silih berganti berdatangan di SYR Coffee. Ada yang duduk santai sembari ngopi dan sarapan. Ada juga yang datang untuk membeli berbagai jenis kopi, sebagai buah tangan untuk handai taulan, ketika mereka pulang ke kota asal. Lokasi SYR Coffee ini terletak di Jalan Khairil Anwar, Peunayong Banda Aceh.

Hari itu, M Tajul Fazari tengah sibuk melayani pembeli yang datang ke kedai silih berganti. Kedai kopi ini tampak masih mempertahankan ketradisionalannya. Dibagian kanan ruangan SYR, terdapat etalase kopi. Di sana, pengunjung bisa melihat banyak jenis kopi dari tanah Gayo. Mulai dari kopi bijian dan bubuk. Gayo sendiri merupakan daerah penghasil kopi terbaik dunia.

Fazari sendiri, memberikan banyak edukasi tentang berbagai jenis kopi. Sehingga sebelum menentukan pilihan kopinya, para pengunjung telah memiliki dasar untuk meminum jenis kopi yang cocok di perut masing-masing.

Bagi penikmat kopi ringan, pengunjung bisa mengkonsumsi kopi jenis americano. Kopi ini diracik tidak kental. Melainkan cair dan encer. Cocok bagi penikmat kopi yang memiliki riwayat asam lambung.

Karakter kopi americano kata dia, sedikit asam. Namun ketika diminum menggunakan campuran gula aren rasanya enak. Tak buat jantung berdebar. Selain americano, pengunjung juga bisa mencoba sanger. Paduan antara kopi dan susu yang dicampur menjadi satu. Takarannya sesuai kemauan pengunjung. Jika aroma kopinya ingin dikuatkan, racikannya bisa dipadukan di sini.

Kemudian lanjutnya, di SYR juga menjual kopi wine. Kopi ini merupakan hasil fermentasi kopi selama 90 hari. Hasil fermentasi itu membuat wine kopi memiliki aroma yang kuat. Rasanya seperti wine (anggur). Bedanya, kopi wine tak memiliki alkohol. Kata dia wine kopi juga menjadi andalan di SYR. Sebab tak semua warung kopi menjual kopi jenis wine. Untuk harga memang sedikit mahal. Bubuknya per seratus gram Rp 55 ribu.

Kalau ingin kopi kental, pengunjung bisa menikmati espresso. Kopi ini diracik kental. Sehingga pengunjung bisa merasakan wangi dan khasnya setiap jenis kopi. Kalau ingin rasa yang natural. Bisa dinikmati tanpa gula. Namun jika pengunjug tak tahan kopi pahit, espresso bisa dicampur dengan sedikit gula.

Dia menjelaskan, di SYR, pengunjung juga bisa mencari berbagai jenis kopi dari tanah Gayo. Kalau mau merosting sendiri juga bisa. Sebab kedainya juga menyediakan kopi bijian. Tetapi jika ingin dinikmati langsung, pengunjung bisa memilih kopi bubuk tergantung jenis dan selera masing-masing.

Momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh ini dijelaskan dia, juga turut meningkatkan hasil penjualannya. Sebab cukup banyak atlet, pelatih dan official dari berbagai provinsi datang ke sini. Mereka rerata mencari buah tangan. Kopi bubuk yang sudah dikemas, dengan berbagai jenis jadi buruan mereka.

Selain kopi arabika, wine kopi ini banyak diburu pengunjung. Sebab tak semua warung kopi menjual wine kopi. “Kopi kemasan ini kami jual mulai dari Rp 15 ribu sampai ratusan ribu. Tergantung volume gramnya,” tutupnya.(*)

Editor : A'an
#Kopi Gayo #aceh