Memeriahkan Hari Jadi Ke-253 Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar Lomba Berjepin antar Aparatur Sipil Negara (ASN) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pontianak. Lomba ini diikuti oleh 17 OPD di lingkup Pemkot Pontianak.
MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak
PENJABAT (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Pontianak yang telah mensukseskan pelaksanaan lomba ini.
"Mudah-mudahan perlombaan ini menjadi momentum peningkatan semangat melestarikan budaya, terutama budaya Melayu di Kota Pontianak ini," ujarnya usai membuka Lomba Berjepin di Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (21/10).
Ia menekankan bahwa jepin ini sebagai bentuk pelestarian budaya dan dapat memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan pariwisata di Kota Pontianak.
"Kecintaan terhadap Kota Pontianak ini salah satunya dengan cara kita berjepin sebagai bentuk menghargai budaya di Kota Pontianak," imbuhnya.
Ia berharap, perlombaan jepin ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Pontianak, sehingga dapat menjadi budaya yang harus ditekuni dan dilakoni oleh masyarakat Kota Pontianak.
"Selamat bertanding kepada seluruh peserta, menang dan kalah hal yang biasa tetapi melestarikan dan menghargai budaya menjadi hal terpenting bagi kita," tutupnya.
Tari jepin termasuk seni tari tradisional yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Barat sesuai dengan kemajuan dan perkembangan masyarakat dengan tidak meninggalkan ciri khasnya.
Tari jepin yang ada di Kalimantan Barat mempunyai persamaan, dan bila ada perbedaanya hanya pada gerakan anggota tubuh, tangan, peralatan tari yang digunakan. Tari jepin adalah tarian hiburan atau tontonan berfungsi sebagai media dakwah, pendidikan dan pembangunan.
Penarinya dahulu adalah pria dan sekarang dapat ditarikan oleh wanita. Alat musik yang digunakan dinamakan musik jepin terdiri dari gambus, ketipung dan gendang panjang. Busana tari adalah stelan baju teluk belanga, berkopiah.
Kehidupan tari jepin tradisional hampir tidak dikenal lagi, namun kehidupan tari jepin kreasi tumbuh dan berkembang cukup mengembirakan.
Ciri khas dari tari Jepin itu sendiri yaitu, tarian ini menekankan pada gerakan kaki dan tangan, dibawakan dengan busana khas melayu, dengan baju lengan panjang dan celana panjang yang dihiasi balutan kain atau sarung di pinggang mereka.
Ciri khas dari unsur musiknya adalah tarian ini diiringi dengan musik tradisional melayu seperti alat musik gambus, perkusi, dan marawis. Kekhasan nya dengan Islam, tarian japin ini juga berisi pantun yang mengandung makna kehidupan sehari- hari dan nilai-nilai dalam ajaran Islam. (*)
Editor : A'an