Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, Ajak Tokoh Jaga Kondusivitas, Tegaskan Netralitas ASN

A'an • Rabu, 30 Oktober 2024 | 12:30 WIB

 

SOSIALISASI: Foto bersama para peserta Sosialisasi Desk Pilkada Serentak 2024.
SOSIALISASI: Foto bersama para peserta Sosialisasi Desk Pilkada Serentak 2024.

Untuk menjaga kondusivitas dan keamanan selama pemilihan kepala daerah 2024 demi terwujudnya pesta demokrasi yang bersih, aman dan damai, Pemerintah Kota Pontianak menggelar Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, Selasa (29/10).

 

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

 

PENJABAT (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian menuturkan, secara esensi Pilkada merupakan momentum ujian bagi seluruh elemen bangsa, mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi yang telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

"Pada prinsipnya, nilai-nilai demokrasi yang dimaksud adalah menyelesaikan pertikaian secara damai dan sukarela, adanya pengakuan terhadap nilai keanekaragaman dan jaminan atas tegaknya keadilan, serta ilmu pengetahuan yang maju," ucapnya.

Ani Sofian berharap kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat Kota Pontianak, untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada yang damai. Tanpa adanya partisipasi dari seluruh elemen bangsa, Pilkada damai sulit tercapai.

"Pemerintah sendiri, telah senantiasa berkomitmen untuk menjaga kondusivitas dan keamanan selama Pilkada," imbuhnya.

Pj Wali Kota menekankan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pontianak agar selalu menjaga netralitas dan harus taat pada aturan-aturan yang berlaku, apabila ASN terbukti melanggar maka dipastikan akan diberikan tindakan yang tegas.

"Mari kita saling bekerjasama, sehingga Pilkada Serentak 2024 dapat menjadi bukti bahwa masyarakat semakin cerdas dalam berpolitik, sekaligus menjadi perayaan atas kedewasaan kita sebagai Bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi demokrasi," tutupnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kalbar Muhammad Syarifuddin Budi mengatakan distribusi surat suara untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat dan pemilihan kepala daerah di 14 kabupaten/kota telah berjalan sesuai rencana. Hingga hari ini, surat suara untuk Pilkada di Singkawang, Sambas, Sanggau, Sintang, Kubu Raya, dan Ketapang sedang dikirimkan.

"Produksi surat suara dilakukan di Surabaya dan Jakarta. Sebagian telah tiba di Pontianak, sementara sisanya akan tiba nanti malam atau besok pagi," ujar Budi.

Budi melanjutkan, dengan distribusi yang lebih awal ini, dipastikan semua surat suara akan tiba di kabupaten/kota sebelum memasuki bulan November, lebih cepat satu minggu dari perencanaan awal.

Budi menyebutkan saat ini proses sortir dan pelipatan surat suara juga sudah berjalan, diikuti dengan pengemasan (packing). Persiapan logistik utama, baik untuk Pilgub maupun Pilkada, dapat berjalan lancar dan terorganisir dengan baik.

“Jika terdapat kekurangan atau kerusakan pada surat suara, masih ada waktu hingga H-7 untuk melakukan klaim dan penggantian,” kata Budi di Pontianak, kemarin.

Budi menambahkan jika pihaknya juga mengantisipasi potensi gangguan distribusi, seperti banjir atau bencana alam. Termasuk untuk lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah ditempatkan di area yang relatif aman di wilayah kabupaten masing-masing. Jika terjadi banjir yang tidak bisa diantisipasi, TPS akan dialihkan ke lokasi lain di dalam kabupaten yang sama.

"Dengan kesiapan H-20 ini, KPU mampu mengcover distribusi hingga daerah terjauh. Untuk daerah dalam kota, pengiriman dilakukan pada H-2 atau H-1," tambah Budi.

Sementara itu proses distribusi logistik Pilkada Kalbar 2024 mulai dilaksanakan sejak, Sabtu (26/10). proses distribusi logistik pemilu telah direncanakan secara cermat melalui koordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk Polda Kalbar, Kejaksaan Tinggi Kalbar, Kodam 12 Tanjungpura, dan pihak ekspedisi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan distribusi menuju seluruh wilayah di Kalimantan Barat.(*)

Editor : A'an
#pilkada serentak #netralitas #Ani Sofian