Keluarga Cindy Terbantu, Donasi Xing Fu untuk Antar Jenazah
Nyawa Cindy, anak yang baru berusia delapan tahun itu tak dapat tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Pontianak. Cindy yang berasal dari keluarga tidak mampu.
MARSITA RIANDINI, Pontianak
KONDISI ini menjadi kendala bagi keluarganya untuk membawa pulang jenazah Cindy ke kampung halaman. Yakobus Kumis menyampaikan kondisi ini kepada Komunitas Insan Bahagia atau Xing Fu.
Kondisi ini mengetuk rasa iba dari para donatur dan memberikan bantuan biaya sewa mobil jenazah. Keluarga pun bersyukur, jenazah Cindy dapat diantar ke kampung halamannya.
"Bantuan kami berikan pada 24 Oktober 2024," ujar Yap Cie Hun Ketua Xing Fu.
Awal November ini, lanjut Yap, Xing Fu kembali melaksanakan tugas rutinnya. Selain Cindy, ada penerima lainnya yang mendapatkan bantuan biaya berobat.
Ketua Yap Cie Hun bersama dewan pengawas Lim Ek An dan pengurus lainnya menemani tim sosial untuk memberikan bantuan biaya pengobatan kepada Naila. Saat ini baru berusia 19 tahun, namun perjuangannya dari penyakit lupus tidaklah mudah.
Xing Fu berharap, bantuan yang diberikan memberikan semangat untuk menjalani pengobatan.
"Bantuan kami serahkan ke keluarganya di tempat kostnya Jalan Meranti Gg. Meranti 4, atas rekomendasi dari Tio Bun Heng dan The Meng Tju," papar Yap.
Tim kemudian menemui Sui Eng (65 th) yang lagi dirawat di RSUD Soedarso. Sui Eng saat ini mengalami diabetes kronis. Tingginya gula darah yang dialami Sui Eng berdampak pada luka yang tak kunjung sembuh. Bahkan, sampai menyebabkan pembusukan di kaki.
"Bantuan langsung diberikan ke pasien, atas rekomendasi dari Siau Peng Hau dan Bong Kin Jan (Aci)," kata Yap.
Suhadi (41 th) juga mendapatkan bantuan dari Xing Fu. Suhadi menderita penyakit infeksi paru-paru dan ada cairan di otak. Bantuan langsung diberikan ke pasien di Jl. Karya Baru, komp. Karya Baru Permai D-37, atas rekomendasi dari A Bun. "Bantuan sudah diserahkan pada tanggal 27 Oktober lalu," jelasnya.
Yap mengatakan jumlah bantuan yang diberikan mungkin tidaklah seberapa dibanding kebutuhan yang harus dikeluarkan. Namun, apa yang diberikan ini merupakan bentuk empati Xing Fu, dan berharap dapat memberikan semangat baru bagi penerima untuk berjuang dari penyakit yang dialami.
"Kami berharap mereka bisa pulih dari penyakit yang diderita, tetap bersemangat menjalani kehidupan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan atau membantu biaya pengobatan," pungkasnya. (*)
Editor : A'an