Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cegah Nyeri Punggung Saat Hamil Dengan Massage dan Aroma Terapi Mawar

A'an • Selasa, 3 Desember 2024 | 22:02 WIB
Desy Rosita
Desy Rosita

Ibu hamil kerap mengalami perubahan postur sehingga menyebabkan distensi abdomen dan bertambahnya beban. Akibat hal itu, ibu hamil sering mengalami nyeri punggung. Dalam upaya menekan terjadinya nyeri punggung itu, sebetulnya bisa dilakukan dengan massage effleurage dengan kombinasi aroma terapi mawar. Apa itu massage effleurage dan terapi mawar ?

Mirza, Pontianak

Ke tiga dosen Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak, yaitu Desy Rosita, Jehani Fajar Pangestu dan Dewi Hindrayati belum lama ini melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tema yang diambil tentang deteksi dini triple eliminasi pada ibu hamil. Fokusnya mendemonstrasikan massage effleurage dengan kombinasi aroma terapi.

“Fokus kami mendemonstrasikan massage effleurage dengan kombinasi aroma terapi pada ibu hamil. Tempatnya di Puskesmas Perum II, Kecamatan Pontianak Barat. Pesertanya para ibu hamil,” ujar Desy kepada Pontianak Post.

Dijelaskan dia, effleurage adalah jenis pijat yang difokuskan pada perut. Tujuannya untuk membantu menghentikan respon nyeri sehingga ibu hamil tidak merasakan nyeri sebanyak yang dirasakan sebelumnya. Dalam massage ini, juga dikombinasikan dengan terapi mawar. Khasiatnya untuk menenangkan dan memberikan efek rileks pada sistem saraf.

Kata dia, nyeri punggung sering dialami ibu hamil. Dari datanya, kurang lebih 50 persen di Inggirs dan 70 persen di Australia insiden ini terjadi pada saat ibu tengah hamil. Akibat nyeri tersebut menyebabkan penderitaan dan stres.

Nyeri ini kata dia sangat tidak menyenangkan dan merupakan sensasi yang sangat personal dan tidak dapat dibagi dengan orang lain. Nyeri dipengaruhi oleh faktor-faktor yaitu psikologis, pengalaman sebelumnya, biologis/fisiologis, dukungan keluarga, kenyamanan, sosial budaya dan ekonomi. Emosi yang berkaitan dengan nyeri antara lain ketakutan, kemarahan, atau keputusan yang dapat berakibat pada kegawatan janin dan kegawatan pada ibu dan terjadi komplikasi pada saat persalinan

Penanganan rasa nyeri dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi farmakologis bisa diberikan analgetik dan anesthesia sedangkan terapi nonfarmakologi yang dapat diberikan teknik relaksasi, hypnobirthing, akupunktur, akupresur, wather lahir, pijat, dan aromaterapi.

Salah satu perubahan yang terjadi yaitu perubahan pada sistem muskuloskeletal yang dapat mengakibatkan rasa sakit, baal, dan kelemahan di ekstremitas atas karena tubuh mengalami perubahan postur secara bertahap yang mengakibatkan distensi abdomen sehingga membuat pinggul condong ke depan, penurunan tonus otot abdomen, dan bertambahnya beban. Hal ini sering kali menyebabkan rasa tidak nyaman pada punggung.

Dalam upaya mencegah rasa nyeri itu, maka dilakukanlah massage dan aroma terapi mawar ini. Saat kegiatan tersebut, para ibu hamil merasa rileks. Dikegiatan ini turut hadir mahasiswa Kebidanan Poltekkes Pontianak sebanyak tiga orang.(**)

Editor : A'an
#Ibu Hamil #nyeri punggung