Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kreativitas Muda Kalbar Dikenal Dunia, 'The Boy And The Voyager' Masuk Festival Film Swedia

Miftahul Khair • Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:36 WIB
Kru film pendek masuk seleksi ajang Short Film Competition di Swedia.
Kru film pendek masuk seleksi ajang Short Film Competition di Swedia.

 

Film pendek The Boy & The Voyager (Fajar dan Penjelajah Samudera) yang disutradarai Haris Supiandi dan Teguh Yanu Priyatna terpilih masuk seleksi ajang Short Film Competition 42 BUFF Malmo Film Festival di Swedia pada 15-21 Maret 2025.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

AJANG ini merupakan salah satu festival film anak dan remaja terkemuka di dunia, yang memberikan platform bagi karya-karya berkualitas tinggi dari berbagai negara.

Sutradara Film Pendek The Boy & The Voyager ( Fajar dan Penjelajah Samudera), Haris Supiandi mengungkapkan, sejauh ini sudah melakukan berbagai persiapan. Namun kendala yang dihadapi untuk menghadiri langsung ke festival film internasional dari sisi pendanaan. Ia berharap support dari banyak pihak.

"Kendalanya karena di tim produksi masih kekurangan dana transportasi ke sana," ujarnya.

Ia mengungkapkan pada film ini menceritakan tentang persahabatan dan keluarga. Terinspirasi dari kondisi di Kalbar yang memiliki wilayah maritim juga dan di Kalbar juga beberapa penyu hidup di Pantai.

"Itu yang menjadi inspirasi kami mengangkat film Fajar dan Penjelajah Samudera, kemudian disandingkan dengan TKI (tenaga kerja indonesia), karena banyak TKI kerja ke Malaysia sampai meninggalkan anak-anak," ujarnya.

Haris menjelaskan, pembeda film yang diangkat dengan lainnya ialah membahas seputar perbatasan antar negara.

Ia menilai, banyak tenaga kerja migran rela meninggalkan anak-anaknya hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sehingga hal ini menjadi persoalan dalam kehidupan keluarga.

"Kami berharap bagaimana sebagai orang tua lebih peka dengan kondisi anak kita dalam memberikan kasih sayang, karena memang hal ini menjadi penting untuk kelangsungan pertumbuhan anak. Akan tetapi disisi lain kebutuhan akan pangan/dapur menjadi persoalan utama yang butuh pengorbanan menjadi pilihan untuk mendapatkan tempat yang layak untuk bekerja," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kalbar Zulfydar Zaidar Mochtar saat menerima kunjungan tim Film Pendek Fajar dan Penjelajah Samudera menyambut baik kreativitas anak muda Kalbar.

Ia mendukung dan mendorong agar peningkatan kualitas kreativitas anak anak muda untuk terus ditingkatkan.

"Harapannya mereka  didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, karena ini salah satu kreativitas dan aspirasi yang disampaikan melalui dunia perfilman, untuk bagaimana melihat kondisi real di lapangan. Terlebih pada festival film internasional ini dari Indonesia diwakili oleh anak muda Kalbar," ujarnya.

Menurut Zulfydar, mereka ini merupakan SDM yang bisa memberikan motivasi dan pengetahuan kepada cinema-cinema di Kalimantan Barat untuk terus semangat dalam berkarya lewat dunia perfilman hingga bisa bersaing di kancah internasional. 

"Saya bangga dengan anak anak muda untuk mengejar kesuksesan, inilah bukti nyata kemampuan anak muda kita di Kalbar bisa bersaing di kancah internasional," ucapnya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#festival film #swedia #the boy and the voyager #kalbar