Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Puluhan Siswa SMA Amkur Sungai Pinyuh Rayakan Kelulusan dengan Guyuran Air dan Tawa

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 8 Mei 2025 | 13:30 WIB
LULUS : Siswa-siswi SMA Amkur Sungai Pinyuh merayakan kelulusan 100 persen mereka dengan disiram air dari mobil Damkar
LULUS : Siswa-siswi SMA Amkur Sungai Pinyuh merayakan kelulusan 100 persen mereka dengan disiram air dari mobil Damkar

Senin siang itu, halaman SMA Swasta Amkur di Sungai Pinyuh berubah menjadi lautan tawa. Di bawah terik matahari, puluhan siswa berseragam putih abu-abu berlarian, berteriak bahagia, sembari diguyur semprotan air dari mobil pemadam kebakaran.

Wahyu Ismir, Sungai Pinyuh


PONTIANAK POST - Tak ada coretan di baju, tak ada konvoi motor, tak ada kebisingan jalanan. Hanya tawa, pelukan yang diiringi tangisan, dan air yang menyatukan semua kebahagiaan.

Di bawah langit yang cerah dan air yang membasahi tanah, para siswa bukan hanya merayakan kelulusan mereka merayakan akhir dari sebuah bab dan awal dari petualangan baru. Tanpa perlu euforia berlebihan, cukup dengan tawa, pelukan, dan guyuran air penuh makna.

Sebanyak 41 siswa kelas XII dinyatakan lulus 100 persen. Tapi yang membedakan mereka dengan ribuan siswa lainnya di seluruh Indonesia bukan hanya kelulusannya, melainkan cara mereka merayakannya.

“Kami memang ingin sesuatu yang berbeda,” ujar Sr. Inviolata, KFS, Kepala Sekolah SMA Amkur, sambil tersenyum melihat para siswanya berbasah kuyup. 

Acara dimulai dengan cara formal, yaitu pembagian amplop kelulusan, pelepasan atribut sekolah, sambutan dari guru dan perwakilan orang tua. Tapi semua tahu, bagian paling ditunggu-tunggu datang di akhir. Ketika Damkar Jaguar Sungai Pinyuh bersiaga di tepi lapangan, para siswa langsung bersorak. Air menyembur deras, membasahi seragam, menyatu dengan peluh dan air mata—kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan.

“Kelulusan ini bukan hanya tentang nilai akademik, tapi tentang perjalanan hidup. Kami ingin mereka mengingat momen ini seumur hidup," harap dia.

Dia menambahkan, SMA Amkur sendiri sedang membuka pendaftaran siswa baru. Dengan kapasitas 70 kursi dan fasilitas asrama, sekolah ini menerima peserta didik dari berbagai wilayah sekitar, termasuk Toho, Anjungan, Sadaniang, dan Mandor.

"Kami memberikan pendidikan dan ilmu dengan tenaga pengajar terbaik," singkatnya.

Di antara siswa yang tersenyum lebar, Devina, salah satu lulusan, tampak menikmati setiap detik aktivitas terakhirnya di sekolah kesayangannya tersebut.

"Tiga tahun di sini luar biasa. Saya tinggal di asrama, jauh dari rumah, tapi rasanya seperti keluarga. Saya berencana lanjut kuliah ke Taiwan. Tapi momen ini akan selalu saya ingat,” katanya dengan mata berbinar.

Tak hanya siswa, orang tua pun ikut terharu. Fortunata, ibu dari siswa asal Sadaniang, menilai SMA Amkur telah menjadi rumah kedua bagi anak-anak mereka. 

“Sekolah ini bukan cuma mendidik secara akademik, tapi juga membentuk karakter. Saya bangga,” ucapnya. (*)

Editor : Hanif
#konvoi motor #Pemadam Kebakaran #air #Sungai Pinyuh #semprotan #Euforia #siswa sma #rayakan kelulusan