Produk usaha mikro kecil dan menengah asal Pontianak berhasil mencuri perhatian pengunjung dalam ajang Indonesia City Expo yang digelar dalam rangkaian Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.
MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak
INDONESIA City Expo di Grand City Surabaya menjadi panggung bagi Kota Pontianak untuk memamerkan potensi produk unggulan daerahnya.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan kegembiraannya atas respons positif yang ditunjukkan para pengunjung terhadap produk-produk lokal yang ditampilkan.
Saat meninjau langsung Stand Kota Pontianak di Exhibition Hall pada Kamis (8/5) malam, Edi mengungkapkan, "Alhamdulillah untuk Indonesia City Expo, kita menampilkan hasil produk UMKM di Kota Pontianak dan kopi khas Pontianak, yaitu Kopi Aming. Pengunjung yang datang ke stand kita cukup luar biasa."
Keikutsertaan Pontianak dalam pameran berskala nasional ini memiliki tujuan strategis. Edi berharap, melalui ajang ini, produk-produk UMKM Pontianak dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Lebih dari itu, ia juga menaruh harapan besar agar partisipasi ini mampu mendorong terjadinya transaksi yang menguntungkan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Khatulistiwa.
"Mudah-mudahan ini bisa memperkenalkan produk-produk kita, sekaligus terjadi transaksi untuk kemajuan UMKM Kota Pontianak," pungkasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme pengunjung yang cukup tinggi di sekitar stand Pontianak. Kopi Aming, sebagai salah satu ikon produk Pontianak, tampak menjadi daya tarik utama.
Selain itu, berbagai produk UMKM lainnya juga turut dipamerkan, menambah khazanah potensi daerah yang ditawarkan Kota Pontianak.
Setelah menuai respons positif di Indonesia City Expo Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak berhenti dalam upaya memajukan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai program strategis tengah dipersiapkan untuk memberikan dukungan berkelanjutan bagi para pelaku usaha lokal.
Salah satu inisiatif yang saat ini dalam tahap pengerjaan adalah pembangunan rumah kemasan gratis.
Edi mengungkapkan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing produk mereka melalui pengemasan yang lebih menarik dan profesional.
"Ke depan, harapan kita ada sinergisitas seperti rumah kemasan gratis yang sedang kita bangun dan banyak program-program unggulan lain yang akan mengangkat hasil produk UMKM, termasuk pembangunan packaging dan sebagainya," jelas Edi.
Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa pembangunan rumah kemasan gratis ini merupakan bagian dari serangkaian program unggulan lainnya yang dirancang khusus untuk memberdayakan UMKM di Kota Pontianak.
Fokus utama dari berbagai program ini adalah untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, serta memberikan nilai tambah bagi produk-produk lokal.
Dengan komitmen yang kuat dan berbagai inisiatif yang sedang berjalan maupun yang akan datang, Pemkot Pontianak menunjukkan keseriusannya dalam menjadikan sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak perekonomian daerah.
Dukungan yang komprehensif ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kota Khatulistiwa. (*)
Editor : Miftahul Khair