Umat Buddha di Kalbar turut menyukseskan kegiatan Pembacaan Kitab Suci 423 Syair Dhammapada Serentak Nasional. Umat diajak untuk tidak sekadar melafalkan teks suci, juga merenungi dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
MARSITA RIANDINI, Pontianak
PONTIANAK POST - Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia melibatkan 2.569 peserta dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Pembacaan Dhammapada ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian perayaan Vesakha Sananda 2025 Buddha Vagga, dan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan serentak secara nasional.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kemenag Kalbar, Yanto menuturkan, "Provinsi Kalimantan Barat mengambil peran aktif dengan menyelenggarakan kegiatan di empat titik lokasi.”
Ia menambahkan, Kalbar 01 dilaksanakan di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang diikuti oleh 76 peserta. Kemudian Kalbar 02 dilaksanakan di Sekolah Asoka Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah yang diikuti oleh 35 peserta.
Sedangkan Kalbar 03 dilaksanakan di Sekolah Asoka Singkawang yang diikuti oleh 129 peserta.
“Kalbar 04 dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, diikuti oleh 40 peserta," ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan disambut dengan antusiasme tinggi dari para Umat Buddha Indonesia. Selain sebagai bentuk penghayatan terhadap nilai-nilai ajaran Buddha, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan umat Buddha di seluruh tanah air dalam memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai luhur dalam syair Dhammapada dapat terus diresapi, diamalkan, dan menjadi pedoman dalam kehidupan umat Buddha, serta memperkuat semangat moderasi beragama dan kerukunan di tengah masyarakat yang beragam. (*)
Editor : Hanif