Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gerakan Pangan Pulau Maya: Sinergi Bangun Ketahanan dari Daerah Kepulauan

Danang Prasetyo • Rabu, 18 Juni 2025 | 11:57 WIB
TANAM JAGUNG: Penanaman jagung secara simbolis di Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, sebagai bagian dari Gerakan Ketahanan Pangan.
TANAM JAGUNG: Penanaman jagung secara simbolis di Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, sebagai bagian dari Gerakan Ketahanan Pangan.

Ketahanan pangan bukan hanya urusan daratan utama. Di wilayah kepulauan seperti Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, kolaborasi lintas sektor mulai menanamkan harapan baru lewat sepetak ladang jagung. Dengan semangat gotong royong, warga dan pemerintah bersatu demi swasembada pangan.

DANANG PRASETYO, Pulau Maya


PONTIANAK POST - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, penanaman jagung seluas satu hektare dilakukan di Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Senin (16/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Program Ketahanan Pangan yang diluncurkan oleh Polres Kayong Utara melalui Polsek Pulau Maya Karimata, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Satai Lestari dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kayong Utara.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo, mengatakan bahwa gerakan ini bukan sekadar proyek tanam jagung, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang dimulai dari tingkat desa. “Gerakan ini bertujuan untuk mendorong swasembada pangan nasional tahun 2025, dengan fokus pada peningkatan produksi jagung sebagai salah satu komoditas unggulan pertanian,” ujarnya.

Dengan pendampingan teknis dari dinas terkait, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang edukasi bagi masyarakat setempat tentang teknik budidaya jagung yang tepat, efisien, dan berkelanjutan. Lebih dari itu, Adi menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari bawah.

“Semoga ini mampu membangkitkan semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian lokal. Kami dari Polres Kayong Utara bersama seluruh stakeholder berkomitmen mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” lanjutnya.

Penanaman jagung di Desa Satai Lestari diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri. Dengan langkah ini, potensi pertanian lokal mulai dibuka, tidak hanya untuk ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sumber ekonomi alternatif bagi warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir. Maluru Nursalam, yang mewakili Bupati Kayong Utara. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang mampu mewujudkan program ini dari rencana menjadi aksi nyata. “Ini adalah bukti bahwa pembangunan pangan bisa dimulai dari wilayah terluar. Ke depan, kegiatan semacam ini harus terus ditingkatkan dan diperluas,” ujarnya.

Turut hadir perwakilan dari TNI, DPRD, dan berbagai instansi lainnya. Kelompok Tani Makmur Lestari dan Kelompok Wanita Tani Anggrek Lestari juga berperan aktif dalam kegiatan ini. Dukungan dari tokoh masyarakat dan sektor swasta menambah kuat fondasi sinergi antara pemerintah dan rakyat. Penanaman jagung di Pulau Maya bukan hanya menyemai benih pangan, tetapi juga menanam harapan. Harapan bahwa swasembada pangan bisa dimulai dari mana saja. Termasuk dari sebuah desa kecil di pulau terpencil. (dan)

Editor : Hanif
#Wilayah kepulauan #kayong utara #pulau maya #ketahanan pangan #tanam jagung