Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Persiapan STQ Nasional: Tempatkan Alquran Bukan Hanya di Bibir, tetapi juga Di Dalam Hati

Marsita Riandini • Minggu, 27 Juli 2025 | 10:19 WIB
LATIHAN: Enam penghafal Al-Qur
LATIHAN: Enam penghafal Al-Qur

Persiapan untuk Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional di Sulawesi pada Oktober mendatang terus dilakukan. Termasuk enam penghafal Alquran Kalbar, yang berusaha keras dan rutin latihan sejak Januari lalu. Tak hanya hafalan, melainkan juga terus memperbaiki tatacara membaca kitab suci tersebut sesuai makhraj, tajwid, irama, dan suara.

Marsita Riandini, Pontianak


PONTIANAK POST - Enam penghafal Quran tersebut  Sirojudin, penghafal 20 juz, M. Nadir penghafal 10 juz, dan Yusuf Mubarok penghafal 30 juz. Selain itu ada Nabila penghafal 30 juz, Khoirul Bariyah penghafal 5 juz, dan Heni Rifqotil Maula, penghafal 10 juz.

Khairul Bariyah, penghafal Quran 5 juz ini bersama teman-temannya rutin latihan mandiri dua kali sepekan. "Latihan sudah sejak Januari lalu," katanya. Latihan yang dilakukan bukan hanya hafalan tetapi juga tatacara membaca Al-Quran sesuai makhraj, tajwid, irama, dan suara.

"Tantangannya karena kami tidak hanya mengafal tetapi juga tilawah. Jadi kami harus memahami betul-betul tajwidnya, iramanya dan lainnya," ungkapnya.

Wanita yang akrab disapa Uul ini berharap ia dan teman-teman dapat tampil maksimal nantinya. "Masih ada cukup waktu untuk latihan. Semoga kami bisa maksimal dan menampilkan yang terbaik. Kami mohon doa semua masyarakat agar kami bisa membawa harus nama Kalbar di ajang nasional nanti dan membawa banyak prestasi," harapnya.

Mereka dilatih langsung Ustadz  Lukmanul Hakim, seorang tokoh qari senior yang telah malang melintang dalam dunia tilawah dan pembinaan qari-qariah. "Tilawahmu adalah cermin hatimu. Rawat hatimu, maka indahlah bacaanmu," ujar Ustadz Luqman.

Dengan ketelatenan dan ketegasan yang lembut, ia membimbing setiap peserta melewati lantunan ayat demi ayat, membenahi makhraj, tajwid, hingga irama. Tak satu pun dari mereka absen. Semuanya hadir dengan semangat yang terpancar dari wajah-wajah yang bersahaja.

Lembaran-lembaran mushaf terbuka di atas meja. Kitab-kitab tajwid, catatan pelatihan, dan rekaman bacaan berserakan rapi. Ruangan itu menjadi saksi betapa Alquran dirawat dengan cinta, dipelajari dengan tekun, dan dihayati dengan rendah hati.

Pelatihan ini bukan semata untuk sebuah lomba. Lebih dari itu, ini adalah jalan pengabdian. Jalan untuk menempatkan Alquran bukan hanya di bibir, tapi di dalam hati. Dan bagi mereka, STQ Nasional bukan tujuan akhir, melainkan pintu awal untuk mempersembahkan yang terbaik bagi agama, daerah, dan negeri. (*)

Editor : Hanif
#Irama #latihan #kalbar #sulawesi #penghafal alquran #STQ Nasional #tajwid