Suasana olahraga di Pontianak kini makin berwarna dengan hadirnya padel, olahraga raket modern yang tengah digandrungi di berbagai kota besar di Indonesia. Meski tergolong baru, padel mulai mencuri perhatian warga Pontianak berkat konsep permainannya yang unik.
SITI SULBIYAH, Pontianak
Suara langkah kaki berpadu dengan pantulan bola yang khas: “pok!” ketika raket bertemu bola, lalu “duk” saat bola menyentuh lantai sintetis, memantul kemudian dikembalikan ke area bermain lawan. Sesekali bola pantulan itu menyentuh dinding kaca, kemudian bisa dikembalikan ke area permainan lawan. Inilah salah satu ciri khas olahraga padel. Bola dikatakan masih “hidup”walau telah menyentuh dinding kaca.
Menarik dan asik, itulah kesan pertama yang diraskan Dwi, warga Pontianak ketika mencoba olahraga yang tengah populer di kalangan seleb ini. Selasa (26/8), ia mencicipi olahraga ini di arena Borneo Padel Club, di Jalan Adisucipto, Kubu Raya. “Seru dan bikin penasaran karena baru coba pertama,” tuturnya.
Padel, bagi sebagian orang Indonesia, mungkin masih terdengar asing. Belakangan olahraga ini mulai menjamur di kota-kota besar Indonesia. Kini, warga Pontianak dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh untuk merasakannya. Sebab, saat ini sudah tersedia fasilitasnya, salah satunya di Borneo Padel Club.
Dwi mengetahui padel dari media sosial. “Lagi ramai, trennya naik. Jadi penasaran banget pengin coba,” ujar Dwi.
Dwi bukan pemula total dalam dunia raket. Ia hobi bermain bulutangkis yang cukup aktif dan rutin bermain. Namun, padel tetap jadi tantangan tersendiri. “Sebelum ke sini, saya buka YouTube dulu. Lihat aturan main, cara memukul, posisi raket,” katanya.
Dengan raket padel di tangan dan lapangan berdinding kaca yang unik, pengalaman barunya pun dimulai. “Kesan awal kayaknya gampang. Tapi pas main, ternyata susah juga,” ucapnya.
Akil, Manager Borneo Padel Club, mengatakan pihaknya menyediakan fasilitas yang dirancang eksklusif untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pecinta olahraga ini. “Kita punya tiga lapangan full panoramic pertama di Kalbar,” tuturnya
Fasilitas lainnya adalah terdapat tempat santai, store minuman dan perlengkapan padel, serta toilet dan shower room yang tentunya nyaman bagi pengunjung.
Untuk Jam operasional dibuka dari pukul 06.00 pagi hingga 23.00 malam. Harga sewa lapangan dibagi berdasarkan tiga slot waktu. Semua pemesanan dilakukan melalui aplikasi Ayo, dengan sistem siapa cepat dia dapat.
“Tidak bisa booking langsung di tempat, harus lewat aplikasi. Di sana bisa cek slot yang kosong,” terang Akil.
Borneo Padel Club juga menyediakan penyewaan raket sebesar Rp25.000 per jam dan penjualan bola. “Sehingga datang bisa tinggal main karena fasilitasnya sudah tersedia,” tuturnya.
Dalam masa soft opening hingga akhir September, pihaknya memberikan diskon 10 persen untuk setiap pemesanan. Selain itu, mereka juga berencana menggelar turnamen dalam waktu dekat dan mengundang berbagai komunitas padel dari Pontianak dan kota lainnya.
Ia menilai komunitas padel di Pontianak mulai tumbuh. “Harapannya Borneo Padel Club ini bisa terus maju, bisa mendukung olahraga padel, memfasilitasi para pecinta padel dengan lapangan yang nyaman didukung fasilitas yang lengkap,” pungkasnya. **
Editor : Hanif