Kota Singkawang akhirnya kedatangan New Metalcore Band ternama tanah air, Saint Loco. Band asal Jakarta yang berdiri sejak 20 September 2002 itu sukses mengguncang Singkawang Grand Mall, Sabtu (27/9) malam, lewat konser bertajuk Rockin Rumble.
IDIL AQSA AKBARY, Singkawang
Dentuman musik keras berpadu rap dan vokal penuh energi pecah di Singkawang Grand Mall, Sabtu (27/9) malam. Untuk pertama kalinya, Saint Loco, band yang telah puluhan tahun mewarnai panggung musik tanah air, akhirnya menyapa langsung penggemarnya di Kota Seribu Kelenteng.
Sebagai headliner, Saint Loco tampil menutup rangkaian acara yang sebelumnya diisi band-band lokal Kalimantan Barat (Kalbar). Antusiasme penonton begitu terasa. Sejak sore, ratusan penggemar sudah memadati lokasi untuk menyaksikan langsung band yang tahun ini genap berusia 23 tahun.
Saint Loco hadir dengan formasi lengkap, Anindya Pramadyana atau Dimas (vokal), Beery Manoch (rap/vokal), Iwan Hoediarto (gitar), Daniel Asido (gitar), Gilbert Joshua (bass), Webster Wilberd (drum), dan Timotius Firman (DJ).
Selama lebih dari satu setengah jam, mereka memukau dengan membawakan 12 lagu. Setengah di antaranya adalah lagu-lagu Linkin Park, band yang kerap dijadikan pembanding mereka sejak era 2000-an. Hentakan musik penuh energi itu membawa penonton larut dalam nostalgia.
Tak ketinggalan, Saint Loco juga membawakan karya-karya andalan mereka, mulai dari Hip Rock dari album Rock Upon A Time (2004), Terapi Energi dan Kedamaian dari album Vision 4 Transition (2006), hingga deretan lagu anyar dari album Home (2023) seperti New Dawn, Believers, dan Nirmala.
Salah satu penonton, Niko, mengaku puas dengan penampilan tersebut. “Senang akhirnya bisa menyaksikan langsung Saint Loco, meski sudah dengar mereka dari puluhan tahun lalu. Penampilan yang luar biasa,” ungkapnya.
Tak hanya soal musik, konser ini juga menjadi momen spesial bagi personel Saint Loco. Dalam sapaan di atas panggung, Timotius Firman (Tius) menyebut betapa senangnya mereka bisa tampil di Singkawang untuk pertama kalinya. “Singkawang kota yang unik, makanannya enak-enak,” kata Tius, disambut sorakan penonton.
Mereka bahkan sempat berwisata ke sejumlah destinasi, seperti Vihara Tri Dharma Bumi Raya (Kelenteng Tua Pek Kong) dan Vihara Sui Kheu Thai Pak Kung di Kulor.
Dengan energi khas dan kehangatan yang mereka bawa, penampilan Saint Loco di Singkawang bukan hanya konser musik, melainkan juga perayaan nostalgia dan semangat baru. Para penggemar pun pulang dengan rasa puas, berharap kedatangan berikutnya tak perlu menunggu puluhan tahun lagi.*
Editor : Hanif