Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kagum Dengan Cara Limin Membangun Brand Aming, Tugas Sekolah Bikin Semangat jadi Entrepreneur Muda

Mirza Ahmad Muin • Rabu, 7 Januari 2026 | 08:21 WIB

 

BRAND AMING: Limin, owner Coffee Aming bersama dua siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Farah dan Atikah.
BRAND AMING: Limin, owner Coffee Aming bersama dua siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Farah dan Atikah.

Usaha perkopian di Pontianak semakin besar. Kini usaha bertajuk produk kopi terus beranak pinak. Dasar itu, menjadikan dua siswa SMA Taruna Nusantara, memilih Limin owner Aming Coffee sebagai tokoh berdampak untuk bahan tugas sekolah. Pertemuan dengan Limin memberi banyak pembelajaran sekaligus inspirasi

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

Farah Azra Zalikha dan Atikah Warddahni Lutfiyah merupakan pelajar dari SMA Taruna Nusantara Kampus Magelang Jawa Tengah. Ke dua remaja gen z ini, merupakan pelajar asal Kota Pontianak. Di musim libur panjang ini, mereka berdua mendapatkan tugas dari sekolah. Tugas itu bertajuk wawancara tokoh berdampak.

Melihat perkembangan usaha produk kopi di Kota Pontianak semakin tumbuh subur jadi landasannya untuk mencari tokoh paling berdampak dan berpengaruh di usaha tersebut. Dari beberapa nama itu, muncul nama owner Coffee Aming yang bakal difokuskannya.

Dalam upaya untuk menyelesaikan tugas itu, diberikan banyak kemudahan. Mulai dari meminta waktu luang pemilik Aming, hingga bisa bertemu dengan Limin sapaannya.

“Saya terkejut, ternyata owner Aming masih muda. Beliau ramah. Ketika menceritakan perjuangan bagaimana membangun Aming hingga sebesar ini, rupanya semua berawal dari bawah. Dari ceritanya ini ada banyak inspirasi yang bisa dipetik dari beliau,” ujar Farah kepada Pontianak Post.

Menurutnya, usaha yang dibangun Aming adalah sebuah proses panjang. Bagaimana owner terjun langsung membangun usahanya. Mulai dari manajemen keuangan, roasting kopi hingga mencari jenis kopi yang cocok, semuanya dilakukan sendiri. Dari cerita yang dipetik, banyak pembelajaran bisa didapat. Mulai dari nilai kejujuran, konsisten hingga inovasi sehingga Aming bisa sebesar ini.

Dari semua itu, kini kata dia, Aming Coffee sudah memiliki banyak cabang. Tidak hanya di Kota Pontianak saja. Aming sudah memiliki cabang hampir di semua kabupaten di Provinsi Kalbar. Bahkan di beberapa provinsi, kedai kopi tradisional ini telah mampu menjejakkan kakinya sebagai salah satu warung kopi favorit masyarakat Indonesia. Total karyawannya, mencapai tujuh ratus orang. Mereka bekerja di 34 cabang.

Cerita kesuksesan Aming ini kata dia begitu menginspirasi anak-anak muda. Terutama Farah dan Atikah. Menurutnya, ini bukan sekadar tugas sekolah. Melainkan inspirasi sehingga mendorong juga dirinya untuk menjadi entrepreneur.

“Semua bisa dilakukan. Asal ada tekad,konsisten dan pastinya terus berinovasi,” tutupnya tersenyum.(**)

Editor : Hanif
#pelajar SMA #Aming Coffee #Entrepreneuer #taruna nusantara #Terinspirasi