Pemasangan banner larangan aktivitas ilegal di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh penambangan, pembakaran hutan, dan perburuan satwa.
TAUFIK, Putussibau
Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) di Kabupaten Kapuas Hulu, dikenal sebagai salah satu ekosistem perairan terbesar yang memiliki keanekaragaman hayati luar biasa. Danau Sentarum adalah rumah bagi berbagai spesies langka, baik flora maupun fauna, termasuk beberapa jenis burung air, ikan endemik, serta tanaman purba.
Keindahan alam ini, yang juga menjadi salah satu cagar biosfer dunia, rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas ilegal seperti penambangan liar dan perburuan satwa. Oleh karena itu, upaya pelestarian kawasan ini terus digalakkan oleh berbagai pihak, termasuk pemasangan banner larangan aktivitas ilegal yang dilakukan baru-baru ini.
Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah pelanggaran hukum, sejumlah banner larangan aktivitas ilegal dipasang di titik-titik strategis kawasan Taman Nasional Danau Sentarum yang terletak di Desa Lubuk Pengail, Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Rabu (11/2). Pemasangan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang merusak kawasan konservasi.
Kegiatan pemasangan banner dilakukan oleh Babinsa Koramil 1206-15/Suhaid, Pratu Rahul, bersama aparat desa, polisi setempat, dan instansi terkait lainnya. Sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian ekosistem, kegiatan ini juga bertujuan untuk melindungi kelangsungan hidup flora dan fauna di kawasan tersebut.
Pratu Rahul mengungkapkan bahwa pemasangan banner ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan mengingatkan mereka untuk menghindari aktivitas ilegal, seperti penambangan tanpa izin (PETI), penebangan liar, pembakaran hutan dan lahan, perburuan satwa dilindungi, serta kegiatan lain yang dapat merusak lingkungan.
"Kami bersama aparat setempat mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian Taman Nasional Danau Sentarum, karena kawasan ini adalah aset berharga yang harus kita jaga demi generasi mendatang," ujarnya.
Selain itu, Pratu Rahul berharap dengan adanya pemasangan banner ini, kesadaran masyarakat akan semakin meningkat dan dapat tercipta lingkungan yang aman, tertib, serta lestari. "Apa yang kita lakukan ini tentunya untuk kebaikan kita bersama, demi anak cucu kita di masa depan," tambahnya. (*)
Editor : Hanif