Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jelang Ramadan, Imlek, dan Cap Go Meh: Ajak Umat Tingkatkan Ibadah dan Jaga Toleransi 

Siti Sulbiyah • Kamis, 12 Februari 2026 | 10:55 WIB

 

 

CERAMAH : Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, Ruslan, saat memberikan ceramah dalam kegiatan Tarhib Ramadan Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Pontianak Kota di Masjid Hidayatush Shalihin, Senin (9/2
CERAMAH : Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, Ruslan, saat memberikan ceramah dalam kegiatan Tarhib Ramadan Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Pontianak Kota di Masjid Hidayatush Shalihin, Senin (9/2

Datangnya bulan Ramadan tahun ini bersamaan dengan momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2577. Umat beragama diimbau untuk meningkatkan ibadah sekaligus menjaga toleransi dan ketertiban selama rangkaian hari besar tersebut.

SITI SULBIYAH, Pontianak

Lampion-lampion merah mulai menghiasi berbagai ruas jalan di Kota Pontianak. Menariknya, di Jalan Gajah Mada, jalanan tak hanya ramai dengan lampion khas perayaan imlek tersebut, terdapat pula lampion hijau berbentuk ketupat. Keduanya disusun saling bersilangan, menjadi simbol perjumpaan dua perayaan besar yang datang hampir bersamaan.

Tahun ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada 17 Februari, hanya berselang satu hari dari masuknya bulan Ramadan. Dua momentum besar keagamaan itu bertemu dalam satu ruang dan waktu. 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, Ruslan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda dalam rangka menyambut Ramadan. Ia menjelaskan bahwa penentuan awal Ramadan bagi pemerintah masih menunggu hasil rukyatul hilal, atau pengamatan bulan.

“Persiapan pertama adalah kegiatan teropong bulan terkait penentuan masuknya bulan Ramadan,” ujar Ruslan usai kegiatan Tarhib Ramadan Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Pontianak Kota di Masjid Hidayatush Shalihin, Senin (9/2) siang.  

Menurutnya, berbagai amalan Ramadan seperti memperbanyak zikir, membaca Alquran, dan kegiatan keagamaan lainnya menjadi bagian penting dalam meningkatkan iman dan takwa. Ia juga menekankan penting untuk senantiasa melakukan muhasabah jelang kedatangan bulan Ramadan. 

Terkait momen Ramadan yang bersamaan dengan Perayaan Imlek dan Cap GoMeh, Ia menegaskan Kementerian Agama sebagai “kementerian semua agama”. Sehingga, kata dia, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh umat beragama.

“Kita perlu mengedepankan konsep moderasi beragama, saling menghormati tanpa mencampurkan keyakinan. Umat Islam menjalankan ibadahnya, umat lain juga menjalankan sesuai keyakinannya,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi, khususnya dalam menyambut Ramadan dan perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Ia pun mengapresiasi pemberian izin oleh Pemkot Pontianak terkait pelaksanaan pesta kembang api dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek dengan lokasi terpusat di kawasan Jalan Gajah Mada. 

“Imbauan wali kota, untuk tahun baru itu tidak boleh ada petasan. Kalaupun ada, itu di tempat tertentu. (Imlek) Pak Wali Kota telah memusatkan nanti di Jalan Gajah Mada,” katanya.

Dengan berdekatan­nya momentum Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadan, ia berharap masyarakat diharapkan dapat menjaga suasana kondusif, memperkuat toleransi, serta meningkatkan kualitas ibadah sesuai keyakinan masing-masing.(*)

Editor : Hanif
#toleransi #kemenag #ramadan #simbol harmonisasi #imlek #pontianak #bulan suci