Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Berburu Takjil Sambil Mengaji, RQLing Jadi Daya Tarik Baru di Halaman Mujahidin Pontianak

Ashri Isnaini • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:40 WIB

 

RQLING: Di sela berburu takjil Ramadan, warga menyempatkan diri ikut mengantre memperbaiki bacaan quran pada stan RQLing yang digelar di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Sabtu (21/2).
RQLING: Di sela berburu takjil Ramadan, warga menyempatkan diri ikut mengantre memperbaiki bacaan quran pada stan RQLing yang digelar di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Sabtu (21/2).

RQLing menghadirkan layanan cek bacaan Al-Qur’an gratis di tengah keramaian Pasar Ramadan Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Warga berburu takjil sekaligus memperbaiki bacaan dalam suasana santai dan penuh kekhusyukan.

ASHRI ISNAINI, Pontianak

Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak dipadati warga yang berburu takjil Ramadan. Aroma gorengan hangat, kolak manis, dan aneka minuman segar berpadu dengan riuh suara pedagang. Namun, di tengah keramaian itu, pada Sabtu (21/2) sore, sebuah stan sederhana bertuliskan Rumah Quran Keliling Al-Izzah (RQLing) justru menjadi magnet tersendiri. Sejumlah warga tidak hanya membeli makanan, tetapi juga duduk bergantian untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an.

Beberapa kursi plastik tersusun rapi. Di depannya, relawan duduk berhadapan dengan warga yang memegang mushaf. Satu per satu ayat dilantunkan. Ada yang masih terbata-bata, ada pula yang sudah lancar namun tetap ingin memastikan tajwid dan makhraj hurufnya benar. Setiap bacaan disimak dengan saksama, lalu diperbaiki relawan dengan sabar.

Pemandangan tersebut menjadi potret semangat masyarakat Pontianak dalam menyambut Ramadan. Di sela kesibukan berburu hidangan berbuka, mereka menyempatkan diri memperbaiki bacaan Al-Qur’an.

Program RQLing digagas Yayasan Al-Izzah Islam Mulia, lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial. Salah satu pengurus yayasan, Kurniawan, menjelaskan RQLing hadir sebagai layanan cek bacaan Al-Qur’an gratis bagi seluruh kalangan.

“Rumah Quran Keliling Al-Izzah ini adalah layanan cek bacaan Al-Qur’an gratis bagi siapa pun. Kami tidak membatasi usia atau latar belakang. Siapa saja yang ingin belajar, silakan datang,” ujarnya di sela kegiatan.

Sesuai namanya, program ini bersifat keliling dan telah menyambangi berbagai ruang publik di Kota Pontianak, mulai dari kawasan Masjid Raya Mujahidin, arena Car Free Day (CFD), hingga Waterfront Kota Pontianak. Namun, selama bulan Ramadan, kegiatan cek bacaan Al-Qur’an difokuskan di halaman Masjid Raya Mujahidin, tepatnya di kawasan Pasar Juwadah atau Pasar Ramadan Mujahidin.

“Layanan cek bacaan Al-Qur’an selama Ramadan kami pusatkan di halaman Masjid Mujahidin setiap Sabtu dan Minggu sore hingga menjelang waktu berbuka. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu pusat aktivitas warga saat Ramadan,” ungkapnya.

Antusiasme warga terlihat jelas. Anak-anak datang bersama orang tua, remaja bergabung dengan teman sebaya, sementara para orang tua dan lansia tidak ragu duduk bergantian untuk membaca beberapa ayat.

Seorang anak tampak serius mengeja huruf demi huruf. Di sisi lain, seorang pria paruh baya memperbaiki panjang-pendek bacaan yang sempat keliru. Suasana dibuat santai agar peserta merasa nyaman tanpa canggung.

Di tempat itu, warga mendapatkan koreksi langsung terkait tajwid, makhraj, dan kelancaran membaca. Layanan ini tidak dipungut biaya dan tanpa syarat khusus. Cukup datang dengan membawa niat untuk belajar.

Menurut Kurniawan, program ini telah berjalan hampir satu tahun dan respons masyarakat terus meningkat. Banyak warga yang awalnya hanya melintas, kemudian tertarik untuk mencoba. “Alhamdulillah, respons masyarakat sangat baik. Bahkan ada yang kembali lagi pada pekan berikutnya untuk terus memperbaiki bacaan,” katanya.

Ia menilai Ramadan sebagai momentum terbaik untuk menguatkan syiar Al-Qur’an di ruang publik karena memiliki keterkaitan erat dengan turunnya kitab suci tersebut. “Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Jadi ini waktu yang paling tepat untuk mengajak masyarakat kembali memperbaiki bacaan,” jelasnya.

Menariknya, RQLing tidak hanya menghadirkan layanan belajar. Setelah peserta menyelesaikan sesi perbaikan bacaan, panitia juga menyediakan paket takjil gratis. Konsep ini menjadi perpaduan antara semangat belajar Al-Qur’an dan berbagi di bulan Ramadan. Warga yang selesai membaca akan menerima takjil sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud sedekah.

“Ramadan juga bulan berbagi. Karena itu, kami menggabungkan dua nilai ini, yakni belajar Al-Qur’an dan berbagi makanan berbuka,” ungkap Kurniawan. Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari gerakan yang lebih luas bertajuk Indonesia Pintar Mengaji, dengan tujuan mendorong kesadaran umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.

Menurutnya, dakwah Al-Qur’an tidak harus selalu dilakukan di ruang kelas formal. Dengan hadir di ruang publik, pendekatan menjadi lebih inklusif dan mengurangi rasa sungkan masyarakat. “Kami ingin dakwah Al-Qur’an hadir di tempat yang akrab dengan kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Salah satu peserta, Abdullah, mengaku senang dapat mengikuti layanan cek bacaan gratis tersebut. Ia datang bersama beberapa temannya setelah berkeliling membeli takjil. “Senang sekali. Sambil berburu takjil Ramadan, kami bisa sekalian mengecek bacaan Al-Qur’an. Jadi selain silaturahmi dengan teman-teman, kualitas bacaan juga bisa diperbaiki,” pungkasnya. (**)

Editor : Hanif
#al izzah #rumah quran #bazar #Takjil #MASJID MUJAHIDIN PONTIANAK