Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Penghormatan Terakhir Kepala SPN Polda Kalbar, Guru Polisi Itu Pergi Tinggalkan Jejak Pengabdian Abadi

Idil Aqsa Akbary • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:41 WIB

PENGHORMATAN : Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto memimpin prosesi penghormatan terakhir Kombes Pol Bestari Hamonangan Harahap di Masjid An Nur Polda Kalbar, Senin (23/3).
PENGHORMATAN : Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto memimpin prosesi penghormatan terakhir Kombes Pol Bestari Hamonangan Harahap di Masjid An Nur Polda Kalbar, Senin (23/3).

Suasana siang itu di Aspol Subarkah, Kota Pontianak, terasa lebih sunyi dari biasanya. Duka mendalam tengah dirasakan keluarga besar Polda Kalbar atas wafatnya Kepala Sekolah Polisi Negara, Kombes Bestari Hamonangan Harahap.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Sekitar pukul 12.00, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto tiba di lokasi. Didampingi Wakapolda Brigjen Pol Hindarsono serta para pejabat utama dan personel, kehadirannya bukan sekadar formalitas kedinasan.

Di tengah barisan yang rapi dan wajah-wajah yang tertunduk, tersirat rasa kehilangan yang begitu nyata, kehilangan seorang pemimpin, rekan, sekaligus pembimbing.

Prosesi takziah berlangsung khidmat. Tidak banyak kata terucap, namun bahasa tubuh para pelayat menggambarkan penghormatan mendalam kepada almarhum. Beberapa anggota tampak menyalami keluarga dengan penuh empati, sementara yang lain berdiri dalam diam, mengenang sosok yang selama ini dikenal berdedikasi tinggi.

Perjalanan penghormatan berlanjut ke Masjid An Nur Polda Kalbar. Di sana, lantunan doa menggema dalam salat jenazah berjamaah. Barisan saf yang teratur menjadi simbol kebersamaan terakhir dalam melepas kepergian seorang anggota terbaik. Setiap gerakan salat terasa sarat makna, seolah menjadi ikhtiar terakhir untuk mengiringi perjalanan almarhum.

Dalam suasana penuh haru, Kapolda Kalbar menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengenang almarhum sebagai figur yang tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pengabdian kepada generasi muda kepolisian.

“Kami kehilangan salah satu putra terbaik Polri, sosok berdedikasi tinggi yang selama ini mengabdikan diri untuk mendidik putra-putri bangsa di SPN Polda Kalbar,” ujarnya dengan nada tertahan.

Bagi banyak anggota, almarhum bukan sekadar atasan. Ia adalah mentor yang membentuk karakter, rekan kerja yang setia, dan teladan dalam menjalankan tugas. Kenangan itu kini tinggal jejak, namun diyakini akan terus hidup dalam nilai-nilai yang diwariskannya.

Menjelang akhir prosesi, seluruh personel menundukkan kepala. Doa dipanjatkan dalam diam, mengiringi kepergian yang tak dapat dicegah. Tak lama kemudian, jenazah diberangkatkan menuju Jakarta melalui jalur udara, didampingi keluarga dan perwakilan Polda Kalbar.

Langit Pontianak siang itu seakan turut mengantar kepergian. Di balik duka yang mendalam, tersimpan penghormatan terakhir bagi seorang abdi negara, yang pengabdiannya akan terus dikenang, jauh melampaui jejak langkahnya selama bertugas.(*/r)

Editor : Hanif
#polisi #takziah #guru #Kepala SPN #kapolda kalbar