Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Momentum Peringatan Hari Bumi, Wali Kota Pontianak Ajak Warga Wujudkan Kota Hijau yang Berkelanjutan

Mirza Ahmad Muin • Jumat, 24 April 2026 | 08:40 WIB
Wali Kota Pontianak menanam pohon saat momentum peringatan Hari Bumi. (ISTIMEWA)
Wali Kota Pontianak menanam pohon saat momentum peringatan Hari Bumi. (ISTIMEWA)

Di antara riuh kendaraan dan denyut aktivitas warga, semangat Hari Bumi 22 April 2026 menggema dari tepian Sungai Kapuas hingga sudut-sudut permukiman. Pemerintah Kota Pontianak mengingatkan, masa depan kota ini bertumpu pada kepedulian hari ini.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

WALI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, tak sekadar menyampaikan seremonial tahunan. Ia mengajak warga menjadikan Hari Bumi sebagai titik balik membangun kebiasaan ramah lingkungan.

“Peringatan Hari Bumi ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Melalui langkah sederhana seperti menanam pohon, mengelola sampah dengan baik, dan mengurangi penggunaan plastik, kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan bumi,” ujarnya, Rabu (22/4).

Bagi Edi, menjaga bumi bukan pekerjaan satu dua pihak. Ia menegaskan, upaya menciptakan Pontianak yang hijau dan berkelanjutan hanya bisa terwujud lewat kolaborasi. Pemerintah, komunitas, dunia usaha, hingga keluarga di rumah masing-masing, memiliki peran yang sama pentingnya.

Baca Juga: Cakupan Imunisasi Kalbar Masih Rendah, Anak Rentan Penyakit dan Risiko KLB Meningkat

Di kota yang dilalui garis khatulistiwa ini, isu lingkungan bukan hal baru. Pertumbuhan kawasan perkotaan, peningkatan volume sampah, dan kebutuhan ruang terbuka hijau menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.

Pemerintah Kota Pontianak pun mengklaim terus mendorong program-program ramah lingkungan, mulai dari penghijauan kawasan perkotaan hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Gerakan menanam pohon di ruang terbuka, penguatan bank sampah, hingga edukasi pengurangan plastik sekali pakai menjadi bagian dari langkah yang diupayakan. Semua itu diarahkan pada satu visi: menjadikan Pontianak kota yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.

Dalam pesannya, Edi kembali menekankan ajakan “Merawat Bumi, Mewujudkan Pontianak Hijau dan Berkelanjutan”. Ia berharap kalimat itu tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjelma kebiasaan. Dari membawa tas belanja sendiri, memilah sampah rumah tangga, hingga ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Jika kita bergerak bersama, saya optimistis Pontianak bisa menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Baca Juga: Pelatihan Juleha Perkuat Sistem Halal di Kalbar, Jaga Kepercayaan Masyarakat terhadap Produk

Di momentum Hari Bumi ini, pesan itu terasa sederhana, namun sarat makna. Sebab di balik hiruk pikuk pembangunan, ada tanggung jawab menjaga keseimbangan alam. Dan dari kota kecil di garis tengah bumi ini, harapan tentang masa depan yang lebih hijau kembali disuarakan.(*)

Editor : Hanif
#Hari Bumi #tata kota #berkelanjutan #Wali Kota Pontianak #Ramah Lingkungan