Tjhai Miau Thung (72) dan Tan Ie Kheng (78), dua lansia yang mengalami kondisi sulit di masa tuanya. Kini, kedua orang tersebut menerima dukungan moril dari Komunitas Insan Bahagia agar terus semangat menjalani hari-harinya.
MARSITA RIANDINI, Pontianak
Tjhai Miau Thung, warga Jalan Ambotin ini hanya bisa terbaring lemah. Sudah lama tubuhnya mengalami kelumpuhan. Ruang geraknya menjadi terbatas. Menghabiskan waktu di atas tempat tidur. Menatap langit-langit, memikirkan nasib.
Saat ia menyambut kedatangan Komunitas Insan Bahagia atau Xing Fu, ia hanya bisa tersenyum ramah. Untuk duduk bercengkrama pun ia tak berdaya. Tangannya menggapai amplop yang dari Xing Fu.
Lembaran di dalamnya masih hangat, seperti baru lepas dari dekap doa orang-orang yang bahkan tak ia kenal namanya. Datang memberikan dukungan moril, agar ia terus semangat menjalani hari-harinya.
Baca Juga: Disdikbud Singkawang Juara Futsal Hardiknas Antar OPD Kalbar Usai Tundukkan Bakeuda Sambas 4-1
Begitu juga dengan Tan Ie Kheng. Wanita yang tinggal di Jalan Parit Pangeran ini mengalami gagal ginjal. Ruang geraknya juga terbatas. Menyambut uluran tangan Xing Fu dalam kondisi terbaring beralasan tikar playmate.
Penyakit itu menyerang tubuhnya. Amplop merah dari Xing Fu diterimanya dengan senang hati. Amplop yang menjadi simbol empati, tolong menolong dalam kebaikan.
Meski kata Ketua Xing Fu, Yap Cie Hun nilai dalam amplop tersebut tidaklah seberapa dibanding jumlah yang dibutuhkan untuk biaya berobat. Mereka berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat.
"Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat meski nilainya tidak seberapa. Tapi ini bentuk kepedulian kami, itulah kenapa dibentuknya komunitas ini," ujarnya.
Komunitas Insan Bahagia datang tak banyak bicara. Menyodorkan amplop dan berfoto bersama, tak lupa menyampaikan doa. Sebab mereka mesti berbagi lagi di tempat yang berbeda.
"Kami selalu berdoa agar mereka yang kami temui, yang kami berikan bantuan bisa segera sembuh, sehat kembali," katanya.
Suasana pagi yang cerah ini membuat kegiatan sosial Xing Fu hari ini nampak lebih bersemangat. Perjalanan Xing Fu berbagi bantuan dari gang masuk gang. Dari yang dekat, hingga jarak jauh. Tak jarang pula mereka berbagi ke rumah sakit.
Seperti kali ini, Xind Fu membagi bantuan kepada Robby. Pria 52 tahun itu menderita penyumbatan pembuluh darah. Saat ditemui, sedang dirawat di RSUD. Soedarso. Ia menyambut kedatangan Xing Fu dengan ramah.
Ucapan terima kasih terlontar dari bibirnya saat menerima amplop merah. Baginya, uang tunai yang diberikan sangatlah membantu. Terlebih saat ia dirawat, ada banyak pengeluaran. Tak hanya kebutuhan dirinya tetapi juga yang merawat.
"Kebutuhan orang sakit ini tentu banyak. Itu sebabnya Komunitas ini hadir agar bisa saling tolong menolong meski sesuai kemampuan. Karena setiap pekannya kami menyalurkan bantuan untuk tiga hingga empat penerima," pungkasnya. (*)
Editor : Hanif