Fithriyyah, dokter muda asal Kabupaten Mempawah, terpilih menjadi salah satu dari empat pemuda Indonesia yang mengikuti kegiatan Serve BRICS 2026 secara virtual. Ia terpilih melalui seleksi yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), mengalahkan 126 pendaftar lainnya.
SITI SULBIYAH, Pontianak
Serve BRICS 2026 mengusung tema "Volunteering for a Better Tomorrow" oleh Pemerintah India yang saat ini sedang memimpin BRICS tahun 2026, Rabu (29/4).
BRICS sendiri adalah kelompok informal negara-negara berkembang utama yang bekerja sama dalam bidang politik, ekonomi, dan diplomatik. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi pemuda dari 11 negara BRICS berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memperkuat kooperasi pemuda dalam agenda BRICS.
“Saya terpilih bersama tiga delegasi pemuda Indonesia lainnya, yaitu Muhammad Achdan Tharis dari Bireuen, Aceh, Sofian Hadi dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, Muhammad Radika Afwa Bimalaksa dari Malang, Jawa Timur,” ucap Fithriyyah, Jumat (1/5).
Serve BRICS 2026 dibuka oleh sesi Country Showcase di mana delegasi Indonesia menampilkan video yang menggambarkan aktivitas kerelawanannya masing-masing. Dalam kegiatan virtual ini, Fithriyyah membawa isu kerelawanan dalam lingkungan hidup dan berbagi cerita tentang partisipasinya dalam komunitas lingkungan yang pernah ia ikuti di Pontianak sejak 2015
Dalam momen ini, Fithriyyah dan rekan pemuda dari negara BRICS saling bertukar cerita dan berbagi pengalaman mengenai aksi sukarelawan dalam isu lingkungan di negara masing-masing.
“Kami juga secara kolektif menyampaikan rekomendasi bagi BRICS untuk memperkuat komitmen dalam mendukung praktik kerelawanan pemuda dan memperluas ruang partisipasi mereka melalui kolaborasi lintas negara,” katanya.
Kegiatan Serve BRICS 2026 ditutup dengan diskusi studi kasus yang bertujuan untuk melatih berpikir kritis dan pemecahan masalah, yang merupakan kemampuan penting dalam dunia kerelawanan. “Saya dapat kesempatan untuk menjadi juru bicara kelompok saya dan mempresentasikan hasil diskusi di ruang utama kegiatan,” imbuhnya.
Fithriyyah merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura tahun 2022 yang saat ini sedang menjalani S2 jurusan Ilmu Kesehatan Lingkungan di Rutgers University, Amerika Serikat. Meskipun terdapat perbedaan waktu 11 jam dari kegiatan Serve BRICS 2026, ia tetap bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Sejak 2015, dikenal aktif mengikuti aktivitas kerelawanan di Pontianak. Beberapa komunitas yang pernah ia ikuti yakni Hilo Green Community Pontianak, Earth Hour Pontianak, Aksi Sedekah Pendidikan, dan ia juga merupakan pendiri serta ketua pertama Seangle Indonesia Chapter Pontianak.
“Pengalaman akar rumput ini telah memberikan saya banyak manfaat dalam mengembangkan kepemimpinan serta kapasitas personal sehingga saya dapat terlibat dalam kegiatan kerelawanan dalam level regional dan internasional”
Ia berharap lebih banyak lagi pemuda Indonesia yang bisa terlibat dalam forum global seperti Serve BRICS 2026.
“Saya merasa terhormat untuk mewakili Indonesia di Serve BRICS 2026, tentu banyak pengalaman baru yang saya dapatkan serta koneksi baru dengan pemuda dari negara BRICS lainnya,” pungkasnya. **
Editor : Miftahul Khair