Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Polda Kalbar Dukung Pemenuhan Hak Veteran Dari Arsip Menuju Penghormatan Bagi Para Pejuang

Idil Aqsa Akbary • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:19 WIB
Sinergi lintas instansi dalam pemenuhan hak-hak veteran. (ISTIMEWA)
Sinergi lintas instansi dalam pemenuhan hak-hak veteran. (ISTIMEWA)

Sinergi lintas instansi di Kalimantan Barat terus diperkuat untuk mempercepat penyelesaian administrasi dan pemenuhan hak veteran. Upaya ini menjadi bentuk penghormatan nyata atas jasa para pejuang bangsa.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

DI balik setiap lembar arsip yang tersimpan rapi, terdapat kisah pengabdian panjang para veteran yang pernah mempertaruhkan jiwa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kini, perjuangan mereka berlanjut dalam bentuk lain, yakni memastikan hak-hak yang melekat sebagai veteran dapat diterima tanpa hambatan administrasi.

Komitmen itu kembali ditegaskan melalui Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Permasalahan Keveteranan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Pontianak, Kamis (9/7). Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyamakan langkah mempercepat pelayanan kepada veteran di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Kasus Oli Palsu Edi Chou Naik Tahap Penuntutan, Polda Kalbar Limpahkan Tersangka ke Kejari Mempawah

Kapolda Kalbar diwakili Paur Kasubbag Rohjas Hot Bagwatpers Ro SDM Polda Kalbar, AKP Sartaya, menghadiri forum tersebut bersama jajaran Forkopimda dan berbagai instansi, mulai dari Pangdam XII/Tanjungpura yang diwakili Kasdam XII/Tanjungpura, Pemerintah Provinsi Kalbar, DPD RI, Korem 121/Alambhana Wanawai, Lantamal, Lanud, Kodim 1207/Pontianak, Polresta Pontianak, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya hingga Pemerintah Kota Pontianak.

Suasana rapat memperlihatkan bahwa persoalan keveteranan bukan hanya urusan administrasi. Di dalamnya terdapat tanggung jawab negara untuk memastikan penghargaan kepada para pejuang tidak berhenti sebatas seremoni.

Kabacadnas, Letjen TNI Gabriel Lema, mengingatkan seluruh peserta agar memahami ketentuan terbaru yang diatur dalam Perkasad Nomor 1 Tahun 2026 sebagai pedoman penyelesaian administrasi veteran.

Ia menegaskan bahwa pendataan dan verifikasi arsip harus dilakukan secara aktif oleh seluruh jajaran kewilayahan agar proses pelayanan tidak mengalami keterlambatan.

Baca Juga: Indonesia Belum Sepenuhnya Merdeka, Veteran Soroti Korupsi dan Pengangguran

"Seluruh dokumen administrasi veteran harus dikelola secara cermat karena merupakan bukti pengabdian para pejuang bangsa. Pelayanan kepada veteran adalah bentuk penghormatan negara atas jasa mereka dalam mempertahankan keutuhan NKRI," tegas Gabriel Lema.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap dokumen yang diverifikasi bukan sekadar berkas, melainkan bagian dari sejarah perjuangan bangsa yang harus dijaga keabsahannya.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengatakan kehadiran Polda Kalbar merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kolaborasi lintas lembaga dalam mempercepat pemenuhan hak-hak veteran.

"Penghormatan kepada para veteran merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menghargai jasa para pejuang bangsa," ujar Bambang.

Melalui koordinasi yang semakin erat, berbagai persoalan administrasi keveteranan diharapkan dapat diselesaikan lebih cepat, tepat, dan sesuai ketentuan. Sinergi tersebut menjadi langkah penting agar para veteran memperoleh kepastian hak sebagai wujud penghormatan negara atas pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. (*)

Editor : Hanif
#polda kalbar #veteran #pejuang #Pemenuhan Hak