Dari Insiden Jatuh Di Pinggir Jurang Hingga Merawat Silaturahmi: Kisah Touring Bersama Honda C70

haryadi PP • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Rainal Bonanza atau Een (Kanan) bersama komunitas Khambec saat menjalani touring bersama.
Rainal Bonanza atau Een (Kanan) bersama komunitas Khambec saat menjalani touring bersama.

PONTIANAK POST — Perjalanan Rainal Bonanza bersama sepeda motor klasik Honda C70 bukanlah sekadar tentang hobi otomotif, melainkan sebuah kisah panjang tentang kenangan, persahabatan, dan penjelajahan. Pria yang akrab disapa Een ini mulai mengenal lebih dekat dunia roda dua usai menamatkan bangku Sekolah Menengah Atas sekitar tahun 1994.

Kala itu, Een menerima warisan berupa satu unit motor Honda C70 tipe sport milik orang tuanya. Kuda besi legendaris tersebut sempat lama menganggur dan dibiarkan berdebu dengan kondisi bodi yang mulai berkarat. Namun, titik balik terjadi ketika Een memutuskan untuk membawanya ke bengkel guna perbaikan. Dari sanalah ia baru menyadari bahwa motor tua tersebut memiliki nilai sejarah dan keunikan yang luar biasa.

"Dahulu pada masa jayanya, siapa saja yang memiliki Honda 70 bisa digolongkan memiliki status sosial terpandang di masyarakat," ujar Een mengenang kejayaan motor tersebut.

Baca Juga: Komunitas Honda C70 di Pontianak Satukan Persaudaraan: Bertahan 31 Tahun di Tengah Gempuran Motor Modern

Kecintaan Een terhadap dunia otomotif kian bersemi setelah bertemu dengan Iwan, sahabat karibnya yang memiliki kegemaran serupa. Dari perbincangan hangat seputar motor, ruang ruang diskusi pun terbuka lebar. Hobinya ini kemudian menjadi sarana mempererat kembali tali silaturahmi dengan teman-teman lama yang sempat jarang berjumpa.

Bagi Een, motor pertama ini memegang peranan yang sangat personal dalam hidupnya, bahkan ia menganggapnya seperti "istri kedua". Suka duka telah dilewati bersama, mulai dari momen mogok di tengah jalan hingga pengalaman pahit ditabrak kendaraan lain dari belakang.

Perjalanan hobinya pun tak selalu mulus. Een sempat vakum dari dunia otomotif pada tahun 2010 lantaran motornya tak tersentuh selama tiga tahun. Namun, dorongan dari Iwan kembali menyulut semangatnya hingga ia aktif berkendara sampai hari ini, bersama komunitas Khatulistiwa Motor Bebek Club (KHAMBEC).

Bagi pria yang akan memasuki usia 51 tahun tersebut, hobi motor tak akan lengkap tanpa aktivitas touring. Menjelajahi aspal jalanan diakuinya menjadi obat ampuh untuk melepaskan kepenatan dari rutinitas dan beban pekerjaan sehari-hari. Sensasi kebebasan di atas jok motor itu pun dirasakan serupa oleh rekan-rekan sekomunitasnya.

Baca Juga: Astra Motor Kalbar Bagikan Tips Touring Aman bagi Pelajar

Catatan perjalanan Een terbilang impresif. Untuk wilayah luar pulau, ia pernah menembus perjalanan jauh hingga ke Pulau Madura, serta melintasi daratan Kalimantan hingga ke Samarinda, Kalimantan Timur. Sementara untuk area lokal Kalimantan Barat, hampir seluruh kabupaten telah berhasil ditaklukannya.

Meski demikian, jalanan tak selalu ramah. Een ingat betul pengalaman pahit saat mengalami kecelakaan akibat kondisi fisik yang lelah dan rasa kantuk yang berat sewaktu berkendara di malam hari. Ia terjatuh dari motor di kawasan perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,lokasi yang ternyata berada tepat di bibir jurang.

Dari sekian banyak rute yang pernah dilalui, jalur Pantai Utara (Pantura) tetap menjadi tempat favoritnya untuk berkendara.

"Jalur favorit saya pasti ke arah kawasan Pantura. Selain pemandangan alamnya yang indah, di sepanjang jalur itu banyak teman dan keluarga. Jadi selain berwisata, touring juga menjadi sarana menjaga silaturahmi," ungkapnya.

Menyadari usianya yang tak lagi muda, Een menekankan pentingnya persiapan fisik sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Ia membagikan tips sederhana namun krusial bagi yang akan melakukan touring.

"Istirahat total sehari sebelum keberangkatan, menjadi kebiasaan saya. Hal ini sangat membantu memastikan kondisi tubuh tetap prima dan fokus selama menempuh perjalanan."tutupnya (yad)

Editor : Hanif
motor klasik touring sepeda motor hobi otomotif