Akhir Masa Jabatan Ketua DWP Kalbar, Windy Prihastari Berbagi Kasih Bersama Anak-anak Panti Asuhan

Idil Aqsa Akbary • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:56 WIB
Windy Prihastari menyerahkan bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan Al Hidayah, Senin (31/8). (ISTIMEWA)
Windy Prihastari menyerahkan bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan Al Hidayah, Senin (31/8). (ISTIMEWA)

Menutup masa pengabdiannya sebagai Ketua DWP Kalbar, Windy Prihastari memilih berbagi kasih bersama anak-anak panti. Lebih dari empat tahun mengabdi, kepedulian sosial menjadi salah satu jejak yang ia tinggalkan melalui berbagai program kemanusiaan.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

ADA banyak cara mengakhiri sebuah perjalanan. Bagi Windy Prihastari, masa pengabdiannya sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Barat justru ditutup dengan sesuatu yang sederhana: menyapa anak-anak panti asuhan dan berbagi kebahagiaan bersama mereka.

Senin (31/8), Windy bersama jajaran DWP Kalbar mendatangi Panti Asuhan Al Hidayah dan Panti Asuhan Al Amien. Bingkisan serta masker dibawa dalam kunjungan tersebut. Namun, yang lebih terasa adalah suasana hangat ketika Windy berbincang, menyapa dan menghabiskan waktu bersama anak-anak.

Baca Juga: DWP Kemenkum Kalbar Dukung Pencanangan Sejuta Vaksin HPV, Perkuat Kesadaran Cegah Kanker Serviks

Kunjungan itu menjadi salah satu kegiatan terakhir Windy dalam kapasitasnya sebagai Ketua DWP Kalbar periode 2022-2026. Setelah lebih dari empat tahun menjalankan amanah, ia memilih menutup perjalanan tersebut dengan kegiatan yang selama ini menjadi bagian penting dari gerak DWP: kepedulian kepada sesama.

Bagi sebuah organisasi yang banyak bersentuhan dengan keluarga aparatur sipil negara, kegiatan sosial mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi penerima manfaat, perhatian semacam itu bisa menjadi pengalaman yang membekas. Itulah yang coba dibawa Windy dalam berbagai kegiatan DWP Kalbar selama masa kepemimpinannya.

Sejak dipercaya memimpin DWP Kalbar pada 14 Januari 2022, Windy tidak hanya menjalankan program pemberdayaan perempuan dan keluarga ASN. Pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi keluarga serta kegiatan kemanusiaan juga menjadi bagian dari agenda yang dijalankan organisasi tersebut.

Jejak itu terlihat dalam sejumlah kegiatan. Di bidang kesehatan, DWP Kalbar turut menginisiasi program Sejuta Vaksin HPV bagi anggota KORPRI, keluarga dan ASN perempuan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan kanker serviks.

Baca Juga: Perubahan Cuaca Tingkatkan Risiko Tipes, Dokter Ingatkan Bahaya Komplikasi hingga Sepsis dan Pentingnya Vaksinasi Berkala

Donor darah juga menjadi kegiatan yang rutin dilakukan. Program tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Perhatian terhadap pendidikan anak diwujudkan melalui program DWP Mengajar. Pengurus turun langsung ke PAUD dan taman kanak-kanak untuk berbagi pengetahuan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak, termasuk bermain dan mendongeng.

Ada pula perhatian kepada kelompok rentan. Kunjungan kepada pasien kanker anak di RSUD Soedarso, anjangsana ke panti asuhan, serta kegiatan berbagi pada Ramadan dan hari-hari besar menjadi bagian dari upaya menghadirkan DWP lebih dekat dengan masyarakat.

Baca Juga: Tiga Inovasi Kepala BPSDM Kalbar Windy Prihastari Kembali Kantongi Sertifikat HAKI

Di sisi pemberdayaan, DWP Kalbar mendorong peningkatan kapasitas perempuan sekaligus penguatan ekonomi keluarga melalui pengembangan potensi usaha anggota. Program-program tersebut menunjukkan bahwa ruang pengabdian DWP tidak hanya berada di lingkungan keluarga ASN, tetapi juga bersinggungan dengan kebutuhan sosial yang lebih luas.

Perjalanan Windy di organisasi tersebut juga beriringan dengan dinamika pemerintahan Kalimantan Barat. Ketika Harisson mendapat mandat sebagai Penjabat Gubernur Kalbar pada 2023 hingga 2025, Windy turut dipercaya mengemban amanah sebagai Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar.

Setelah Harisson kembali menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah Kalbar, Windy melanjutkan kembali amanahnya sebagai Ketua DWP hingga 31 Agustus 2026.

Kini, masa itu telah selesai. Tetapi Windy berharap semangat yang dibangun selama kepemimpinannya tidak ikut berakhir bersama pergantian kepengurusan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Kalbar, pemerintah daerah, ASN, masyarakat, mitra kerja serta berbagai pihak yang selama ini mendukung program organisasi.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Kalbar, pemerintah daerah, ASN, masyarakat, mitra kerja serta semua pihak yang selama ini bersama-sama mendukung setiap program. Mohon maaf apabila selama saya menjalankan amanah ada kekurangan dan kesalahan,” pungkasnya.

Windy menyadari apa yang dilakukan selama lebih dari empat tahun bukanlah hasil kerja seorang diri. Ada kebersamaan pengurus, anggota dan mitra yang membuat berbagai program dapat berjalan.

Karena itu, kunjungan ke dua panti asuhan pada penghujung masa tugasnya terasa seperti sebuah penanda. Pengabdian boleh berganti orang dan kepengurusan, tetapi semangat untuk hadir, peduli dan memberi manfaat diharapkan tetap berjalan. (*)

Editor : Rafael B. Junior
berita Kalimantan Barat Panti Asuhan Kalbar DWP Kalbar Windy prihastari Dharma Wanita Persatuan