Pound Fit menghadirkan kombinasi ritme yang mengasyikkan, gerakan yang menantang, dan manfaat kesehatan yang nyata. Olahraga ini menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin menjalani kebugaran dengan cara yang menyenangkan. Tak heran, olahraga satu ini semakin dilirik.
Oleh : Siti Sulbiyah
Sejumlah perempuan tampak energik menggerakan tubuhnya dari satu gerakan ke gerakan lain. Berbekal drumstick di kedua tangan mereka, gerakan seperti tengah memukul alat musik drum dilakukan dengan berbagai kombinasi gerakan lainnya. Lantunan musik yang kadang memainkan irama cepat, sedang, dan pelan, semakin memberikan semangat kepada mereka.
Ini adalah Pound Fit, adalah sebuah program kebugaran yang menggabungkan elemen-elemen drumming dengan gerakan-gerakan tubuh yang dirancang untuk meningkatkan kebugaran dan kekuatan.
“Gerakan pound fit ini bervariasi. Paling banyak adalah squat dimana bisa dilakukan hampir 1000 kali dalam satu sesi latihan,” ujar Pro Faza, ditemui usai menggelar kelas reguler di Qubu Resort, pekan lalu.
Faza adalah instruktur pound fit di Kota Pontianak. Dalam dunia pound fit, mereka yang telah bergelar instruktur diberi gelar “Pro”.
Minggu pagi adalah jadwal rutin bagi komunitas Mendadak Pound. Lokasinya tak selalu di Qubu Resort. Kadang berpindah tempat.
Komunitas ini didirikan tahun lalu. Dua orang instruktur mendirikan komunitas yang berpusat di Kota Pontianak ini. Faza belakangan menjadi instruktur ketiga yang bergabung dan ikut membesarkan komunitas ini.
Faza Anisa mulai kenal dengan pound fit tahun 2019. Ia mengikuti kelas yang dibuka di pusat olahraga Vigor. Pada saat itu, komunitas pound fit belum begitu banyak dikenal dibandingkan dengan saat ini. Ia tertarik dengan olahraga satu ini karena merasa cocok bila dibandingkan dengan olahraga lainnya.
“Saat melihat ada yang nge-posting (foto) pakai stik, tertarik dan akhirnya gabung sampai keterusan (saat ini),” katanya. Faza bergabung menjadi trainer pound pro pada pertengahan 2023.
Menurutnya, pound adalah olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan kardio, kurang lebih seperti lari, aerobik, dan jenis senam lainnya. Di samping melatih kekuatan jantung, olahraga ini juga bermanfaat untuk melatih kekuatan otot,
Durasi olahraga satu ini memakan waktu sekitar 45-60 menit dengan interval yang fluktuatif. “Intervalnya naik dan turun, dari intensitas rendah, naik ke sedang, terus tinggi, lalu turun lagi,” tutur wanita berusia 29 tahun ini.
Faza mengatakan, pound fit tidak membatasi jenis kelamin tertentu. Olahraga ini bisa diikuti oleh pria maupun wanita. Hanya saja diakuinya, olahraga ini masih didominasi oleh wanita. Laki-laki dapat dikatakan hampir tidak ada.
“Bisa untuk semua gender, semua usaha, untuk semua kemampuan tubuh,” katanya.
Menurutnya, di Kota Pontianak ada beberapa komunitas pound fit. Mendadak Pound sendiri ada tiga instruktur. Ada komunitas besar yang terdiri dari komunitas atau kelas masing-masing.
Ada beberapa tempat utama yang biasa digunakan oleh Mendadak Pound Fit, antara lain lapangan basket Teuku Umar, Halaman Gaia Mall, Qubu Resort, maupun di waterfront. Memilih tempat terbuka seperti di Gaia Mall menjadi sarana efektif untuk mengenalkan pound fit kepada masyarakat. Hal ini pun terbukti, di mana setiap pekan selalu ada orang baru yang bergabung.
“Awalnya 18, lalu bertambah dan sempat sampai 40 orang,” ujarnya.
Jadi Instruktur di Usia Muda
Natasha menjadi instruktur pound fit saat usianya berumur 20 tahun. Usia yang masih cukup muda bagi seorang instruktur. “Ikut pelatihan untuk jadi instruktur tahun 2023,” katanya.
Natasha ikut kelas pound sejak tahun 2019. Namun, tahun 2021 ia sempat mengambil jeda beberapa waktu karena kesibukan kuliah. Walau begitu, ia masih berusaha latihan secara mandiri di rumah.
Tahun 2023, sempat terpikir untuk menjadi instruktur. “Sempat tanya-tanya gimana cara pelatihan untuk jadi instruktur,” ucapnya.
Minat masyarakat terhadap olahraga pound yang semakin tinggi kian memotivasinya untuk menjadi instruktur. Pertengahan 2023 akhirnya ia ikut training dan menjadi seorang instruktur.
Natasha adalah salah satu pendiri komunitas Mendadak Pound. Membuka kelas di ruang terbuka terinspirasi dari aktivitas pound fit di Pulau Jawa. Itu sebabnya lahir komunitas ini. Nama mendadak dipilih karena ide komunitas dibuat secara mendadak atau tiba-tiba. Komunitas ini ia dirikan bersama seorang pro lainnya bernama Tiwi.
Saat ini ia membuka kelas privat yang dilakukan di beberapa studio. Bila ditambah dengan aktivitas kelas outdoor, dalam satu pekan ia bisa menjadi instruktur sebanyak empat kali.
“Ini masih ingin menambah hari lagi, tinggal cari lokasi saja,” ucapnya. (sti)
Berat badan Turun
Sita bergabung dengan kelas pound fit pada November 2022 yang lalu. Ketertarikannya berawal dari keinginan untuk menurunkan berat badan.
“Waktu itu sakit dan sama dokter diminta untuk diet,” katanya.
Berbagai olahraga ia coba lakukan untuk menurunkan berat badannya. Dari beberapa olahraga yang diikuti, pound fit yang dirasa paling cocok.
Sita adalah seorang penari. Itu sebabnya irama musik dengan gerakan-gerakan pound membuatnya semakin tertarik. “Olahraga yang musiknya enak seru dan gerakannya yang benar-benar membakar kalori,” imbuhnya.
Olahraga ini membuat begitu ketagihan, Apalagi ia jauh merasa lebih sehat dan bugar. Bahkan, karena rutin berlatih, ia mampu menurunkan berat badan hingga 15 kg.
“Alhamdulillah turun dari 70 kg sampai ke 55 kg,” sebutnya.
Pound fit ini menurutnya tidak hanya membantu meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga dapat menjadi sarana healing atau penyembuhan. Olahraga ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Baginya, mengikuti ritme dan ketukan musik dalam pound fit juga dapat memberikan pengalaman meditatif dan meredakan stres.
Saat ini ia latihan setiap dua kali dalam satu pekan. Jumlah ini bisa lebih saat ada waktu senggang atau sedang ingin berolahraga.
Dalam waktu dekat, ia juga akan ikut training untuk menjadi instruktur di tahun ini. “Targetnya ingin punya kelas sendiri, dan semoga semakin ramai,” pungkasnya. (sti)
Editor : Syahriani Siregar