Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kafe di Pontianak Sajikan Minuman dengan Gula Lontar dari NTT

Syahriani Siregar • Selasa, 30 April 2024 | 12:38 WIB
Sagarmatha Coffee Bar merupakan salah satu Kafe di Kota Pontianak. Kafe ini menyajikan beberapa menu minuman dengan memanfaatkan gula lontar.
Sagarmatha Coffee Bar merupakan salah satu Kafe di Kota Pontianak. Kafe ini menyajikan beberapa menu minuman dengan memanfaatkan gula lontar.

Ada berbagai minuman yang menggunakan gula lontar sebagai bahan untuk menambahkan rasa manis pada minuman. Dengan keunikan rasanya yang manis dan aroma alaminya, gula lontar memberikan sentuhan istimewa pada setiap minuman yang disajikan.

Oleh : Siti Sulbiyah

Gula lontar adalah gula alami yang diperoleh dari nira pohon lontar (Borassus flabellifer), sebuah pohon palma yang tumbuh subur di daerah tropis seperti Asia Tenggara dan Asia Selatan. Gula ini menjadi pilihan sebagai pemanis yang sehat karena memiliki kadar gula yang rendah.

Kafe di Pontianak, Sagarmatha Coffee Bar memanfaatkan gula lontar atau gula siwalan sebagai pemanis di beberapa menu minuman. Owner Sagarmatha, Goben mengatakan gula ini menjadi pilihan karena lebih sehat dan berasal dari kebun yang dikelola secara berkelanjutan. Gula ini dibeli di Jakarta, namun ditanam langsung di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

”Mereka (supplier, red) memiliki kebun lontar di NTT, dan memang di sana dijaga (tanamannya), dan berkelanjutan,” ujar Goben.

Meski memiliki kadar gula yang rendah, namun manis dari gula ini tidak jauh berbeda dengan gula tebu pada umumnya. Hal inilah yang membuat gula tersebut cocok untuk mereka yang ingin mengonsumsi minuman manis dengan kadar gula yang rendah. Selain itu, gula lontar juga cocok bagi penderita diabetes, meskipun harus dengan takaran yang pas. 

Goben mengatakan aneka minuman buah bisa dicampur dengan gula lontar. Beberapa minuman yang ia kreasikan di Kafe Sagarmatha memanfaatkan buah-buahan segar seperti nanas, sunkist, jeruk, lemon, hingga buah bit.

Kafe Sagarmatha mengangkat menu dengan bahan-bahan natural dan meminimalisir bahan-bahan sintetis seperti sirup. Karena itulah ia cenderung menghadirkan menu-menu alami yang berasal dari buah-buahan bahkan ada yang berasal dari akar-akaran.

Salah satu menu di kafe ini adalah Beet Root Latte. Minuman kopi ini menggunakan buah bit (Beet) sebagai salah satu bahan utama. Minuman ini dicampur dengan susu segar dan gula lontar. Buah bit tidak dijus seperti proses membuat minuman buah pada umumnya. Minuman ini menggunakan bubuk buah bit, sehingga proses pengolahannya memakan waktu yang panjang. 

“Buah bit kita keringkan untuk kemudian dijadikan powder (bubuk, red),” ujar Goben.

Beetroot atau buah bit sejak lama telah banyak dimanfaatkan sebagai pengobatan maupun konsumsi sehat karena mengandung sejumlah nutrisi yang bagus untuk kesehatan. Rasa buah bit cenderung manis, membuatnya sangat cocok dijadikan olahan minuman segar. 

Menu lain yang memanfaatkan gula lontar adalah Lontara Cili. Rasanya manis, tapi lebih tipis dibandingkan gula pada umumnya. 

“Memang manisnya mirip gula aren, tapi tidak se-strong gula aren,” ucapnya.(sti)

Editor : Syahriani Siregar
#Gula Lontar