Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Melihat Eksistensi Komunitas Remote Worker Pontianak, Jadi Wadah Bagi Pekerja Jarak Jauh

A'an • Selasa, 6 Agustus 2024 | 13:52 WIB
KERJA BARENG : Aktivitas para pekerja jarak jauh saat melakukan kerja bersama di salah satu kafe di Kota Pontianak.
KERJA BARENG : Aktivitas para pekerja jarak jauh saat melakukan kerja bersama di salah satu kafe di Kota Pontianak.

Komunitas Remote Worker Pontianak terus berkembang, menjadi tempat berkumpulnya talenta-talenta digital muda yang siap bersaing secara global. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, komunitas ini membuktikan bahwa bekerja dari jarak jauh dapat menciptakan koneksi dan kesempatan yang luas.

Oleh : Siti Sulbiyah

Bekerja secara remote tidak membatasi kesempatan untuk berkarir dan menjalin relasi profesional. Para pekerja jarak jauh dapat bekerja dari mana saja, memungkinkan fleksibilitas yang tinggi dalam kesehariannya.

Hal inilah yang dirasakan oleh Neila Magfira, seorang Social Media Manager di startup digital Untukmu. AI. Ia tinggal di Kota Pontianak namun bekerja untuk perusahan di Jakarta.

“Tugas utama Social Media Manager adalah mengelola sosial media, atau orang yang mengelola sosial media,” ungkap Neila.

Dengan tujuan memperluas jaringan dan bertemu dengan teman-teman seprofesi yang juga bekerja secara remote, Neila bergabung dengan sebuah komunitas Remote Worker Pontianak pada Mei 2024. Ia senang bisa saling berjejaring dengan sesama pekerja jarak jauh tersebut.

Remote Worker Pontianak adalah sebuah komunitas yang beranggotakan para pekerja remote atau yang bekerja secara jarak jauh. Umumnya, para remote worker ini menggeluti bidang kreatif, marketing, dan teknologi informasi.

Minggu, 28 Juli 2024, komunitas ini mengadakan pertemuan bulanan yang menjadi ajang bagi seluruh anggota untuk berkumpul. Mereka menamakan pertemuan ini dengan Remote Meetup.

Founder Remote Worker Pontianak, Surya Mahardika mengatakan komunitas ini lahir antusias anak muda yang semakin menyadari bahwa bekerja tidak harus datang ke kantor. Lahir pada November 2023, anggota komunitas ini sudah mencapai 140 orang.

“Kita ingin edukasi ke teman-teman yang ingin bekerja remote atau untuk mereka yang sudah bekerja remote dapat berkolaborasi,” kata Surya tentang harapan hadirnya komunitas ini.

Menurutnya ada banyak pekerjaan yang dapat dilakukan secara jarak jauh. Mereka seperti digital marketing, social media, advertiser, copywriter, programmer content creator, game developer, data operation, dan lain sebagainya.

Anggota komunitas ini juga berasal dari latar belakang yang beragam. Mereka ada yang freelancer, ada pula yang bekerja secara kontrak atau by project. Proyek yang mereka kerjakan tidak hanya berasal dari Indonesia saja melainkan dari berbagai negara.

“Ada yang jadi web developer di Prancis dan Spanyol, dapat kerjaan dari aplikasi,” tuturnya.

Pekerja kantoran yang ingin belajar melalui komunitas ini juga bisa mendaftar menjadi anggota. Surya mengakui ada beberapa anggotanya yang masih berstatus pegawai negeri, pekerja di perusahaan swasta, hingga pegawai BUMN.

Komunitas ini menjadi wadah bagi pekerja jarak jauh untuk berkumpul, berbagi, dan memperluas jaringan. Mereka membuat beberapa kegiatan. Salah satunya adalah Remote Meetup.

Konsep dari kegiatan ini adalah membahas topik-topik tertentu yang berkaitan dengan bidang pekerjaan yang dapat dilakukan secara jarak jauh. Dalam hal ini, ada sejumlah pembicara yang dihadirkan untuk berbagi kepada para anggota komunitas.

Ada pula We Work, kegiatan rutin yang digelar setiap hari Rabu, yang mana para anggota berkumpul untuk bekerja bersama di satu tempat yang telah ditentukan. Mereka biasanya berpindah dari satu kafe ke kafe lainnya. “Yang hadir bisanya 10-15 orang,” tambahnya.

Selain itu, masih ada dua program lagi yang ingin komunitas ini realiasikan, Remote Talks dan Edutainment. Sejauh ini, komunitas Remote Worker Pontianak telah membantu anggota memperluas jaringan para anggotanya.

Dengan jaringan yang luas, para anggota memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai informasi penting, termasuk peluang mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

“Di grup ini sering diskusi, sharing informasi tentang kerja, dan penting adalah dapat koneksi,” pungkasnya.

Suka Saling Berbagi

Neila Magfira, pernah menjadi salah satu pembicara dalam acara Remote Meetup yang digelar oleh komunitas Remote Worker Pontianak.

Bersama dua perempuan lainnya yang juga merupakan pekerja jarak jauh, mereka saling berbagi dalam diskusi yang mengangkat tema Empowering Career Woman.

“Ini lebih ke sharing pengalaman sih,” katanya.

Neila merasa tidak keberatan berbagi pengalamannya selama meniti karir di dunia digital. Terlebih, ia sangat senang  berbicara dan berbagi cerita.

Neila biasanya kerja dari rumah. Tapi tak jarak ia ikut kegiatan pekanan di komunitas ini bernama We Work.

“Terkadang komunitas ini setiap hari Rabu suka kerja bareng di kafe mana. Saya ikut kerja bareng,” tambahnya.

Manfaat dari keanggotaan komunitas ini sangat dirasakan oleh Neila. “Kalau manfaat lebih ke jaringan, ternyata kita punya teman yang satu profesi yang bisa diajak ngobrol, tentang konten, media sosial, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, Neila juga menemukan bahwa anggota komunitas sering berbagi informasi lowongan pekerjaan, yang bisa membuka peluang baru bagi dirinya.

“Ada juga teman yang profesinya kita pengen jadi bisa belajar juga,” tuturnya, menekankan pentingnya belajar dari sesama anggota komunitas. (sti)

Editor : A'an
#Bagi Pekerja #wadah #jarak jauh #komunitas #eksistensi #remote worker #pontianak