PONTIANAK - Jerawat sering kali muncul tiba-tiba dan membuat panik. Akibatnya, banyak yang buru-buru mencari pengobatan tanpa mengetahui cara yang benar. Hal itu justru memperburuk kondisi kulit.
Menurut dr Ema Surya Pertiwi dalam akun YouTube dr.Emasuperr, terdapat berbagai kesalahan umum yang sering dilakukan dalam mengobati jerawat.
Simak artikel ini sampai habis agar Anda bisa menghindarinya dan mendapatkan hasil yang lebih efektif.
- Mengharapkan Jerawat Hilang dengan Cepat
Salah satu kesalahan terbesar adalah berharap jerawat hilang dalam semalam setelah memakai obat.
Padahal, jerawat yang muncul di permukaan kulit sebenarnya sudah berkembang di dalam kulit selama sekitar 8 minggu sebelumnya.
Menurut dr Ema, kulit memerlukan waktu untuk regenerasi, biasanya sekitar 4-8 minggu.
Jadi, Anda perlu bersabar dan tidak terburu-buru mengganti obat jika tidak melihat hasil dalam beberapa hari.
Berikan waktu setidaknya satu bulan sebelum memutuskan untuk mengganti produk.
- Sering Mengganti Obat Jerawat
Karena kurang sabar, banyak yang sering mengganti obat jerawat setelah 1-2 hari tanpa hasil. Hal ini justru membingungkan kulit, karena setiap produk memiliki bahan aktif yang berbeda.
Akibatnya, kulit bisa menjadi iritasi dan jerawat semakin parah. Sama halnya seperti hubungan, kulit butuh waktu untuk "berkenalan" dengan obat.
Terlalu banyak produk hanya akan membuat kulit stress dan memperparah jerawat.
Baca Juga: Uji Terapung: Cara Paling Mudah Mengetahui Telur Busuk
- Terlalu Sering Mencuci Muka
Ada anggapan bahwa semakin sering mencuci muka, jerawat akan cepat hilang.
Namun, terlalu sering mencuci wajah justru bisa membuat kulit kehilangan minyak alami, sehingga memicu produksi minyak berlebih sebagai kompensasi.
Akibatnya, jerawat malah semakin banyak. Cukup cuci muka dua kali sehari, pagi dan malam, untuk menjaga keseimbangan minyak alami kulit.
- Salah Pilih Produk Perawatan
Karena banyaknya informasi yang beredar di internet, banyak orang cenderung mencoba berbagai produk tanpa memperhatikan komposisinya.
Padahal, kata dr Ema, tidak semua produk cocok untuk semua jenis kulit
Bahan seperti alkohol atau produk berbahan dasar minyak (oil-based) bisa memperparah jerawat.
Pastikan produk yang Anda pilih sesuai dengan jenis kulitmu dan hindari bahan yang dapat menyumbat pori-pori.
- Memencet Jerawat
Kebiasaan memencet jerawat adalah salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan.
Meskipun terlihat mengempeskan jerawat, sebenarnya memencet hanya akan menyebarkan bakteri ke area kulit lainnya, yang akhirnya membuat jerawat semakin parah.
Selain itu, memencet jerawat bisa meninggalkan bekas luka yang sulit hilang.
- Tidak Mengenali Perbedaan antara Purging dan Breakout
Ketika Anda mencoba obat baru, jerawat bisa tampak semakin banyak. Ini bisa jadi karena proses purging atau breakout.
Purging terjadi saat kulit mempercepat regenerasi, sehingga jerawat yang tersembunyi segera muncul ke permukaan.
Biasanya, purging terjadi di area yang biasa berjerawat dan berlangsung selama 2-4 minggu.
Sementara itu, breakout adalah tanda kulit tidak cocok dengan produk, yang menyebabkan jerawat muncul di area baru dan sulit hilang.
Jika breakout terjadi, sebaiknya hentikan pemakaian produk tersebut.
- Tidak Mengikuti Dosis Penggunaan Obat dengan Benar
Setiap obat jerawat memiliki aturan pemakaian yang perlu diikuti.
Mengurangi atau melebihkan dosis bisa mempengaruhi efektivitasnya.
Misalnya, jika Anda hanya menggunakan obat sekali sehari, padahal dianjurkan dua kali, tentu hasilnya tidak akan maksimal.
Sebaliknya, menggunakan obat secara berlebihan bisa menyebabkan iritasi dan memperburuk jerawat.
- Langsung Berhenti Menggunakan Obat Setelah Jerawat Hilang
Kesalahan umum lainnya adalah langsung berhenti menggunakan obat setelah jerawat hilang.
Padahal, kulit masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dan bisa mengalami sakau jika obat dihentikan secara tiba-tiba.
Sebaiknya, hentikan penggunaan secara bertahap, misalnya dari dua kali sehari menjadi sekali, hingga akhirnya kulit terbiasa tanpa obat.
Mengobati jerawat tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.
Kesalahan-kesalahan umum seperti terlalu cepat mengganti obat, memencet jerawat, atau tidak memahami perbedaan antara purging dan breakout justru bisa memperburuk kondisi kulit.
Jadi, pastikan Anda mengikuti panduan yang benar, sabar, dan konsisten dalam merawat kulit agar jerawat bisa hilang secara tuntas. (mif)
Editor : Miftahul Khair