PONTIANAK - Bekas jerawat sering kali menjadi masalah yang membuat banyak orang merasa tidak percaya diri.
Tidak hanya jerawatnya yang sulit diatasi, bekasnya pun bisa bertahan lama di kulit. Agar lebih efektif dalam menghilangkan bekas jerawat, penting untuk mengetahui jenis bekas jerawat yang kamu miliki.
Setiap jenis bekas membutuhkan perawatan yang berbeda. Dr Ema Surya Pertiwi dalam akun YouTube dr.Emasuperr menjelaskan cara menghilangkan bekas jerawat sesuai dengan jenisnya.
- Bekas Jerawat Kemerahan
Bekas jerawat yang hanya berupa kemerahan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan, tergantung pada pigmentasi kulitmu.
Untuk mempercepat prosesnya, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti toner dari cuka apel atau jeruk nipis yang berfungsi sebagai peeling alami.
Ini akan membantu mempercepat regenerasi kulit dan meratakan warna kulit.
- Bekas Luka Jerawat Boxcar
Boxcar adalah bekas jerawat yang berbentuk U dengan tepian tajam dan cukup dalam. Semakin dalam bekasnya, semakin sulit untuk dihilangkan.
Untuk bekas yang dangkal, kamu bisa menggunakan krim perawatan yang mengandung bahan aktif seperti AHA, asam salisilat, atau retinoid.
Namun, untuk yang lebih dalam, diperlukan perawatan medis seperti mikrodermabrasi atau chemical peeling.
- Bekas Jerawat Ice Pick
Bekas jerawat ini berbentuk V yang menukik dalam ke kulit, mirip seperti bekas tusukan jarum. Ini merupakan bekas jerawat yang sangat sulit diobati karena kedalamannya.
Biasanya diperlukan perawatan intensif seperti microneedling atau laser resurfacing untuk merangsang pertumbuhan kolagen baru dan memperbaiki tekstur kulit.
- Bekas Luka Jerawat Rolling
Bekas jerawat ini menyebabkan kulit tampak bergelombang dan tidak rata. Rolling scars terbentuk karena peradangan jerawat yang parah.
Untuk menghilangkan bekas ini, perawatan seperti dermabrasi atau microneedling sangat disarankan untuk merangsang pertumbuhan kolagen dan memperbaiki tekstur kulit.
- Bekas Luka Hipertrofik
Berbeda dengan bekas jerawat lainnya, bekas hipertrofik justru menonjol ke atas, bukan masuk ke dalam. Bekas ini sering kali muncul seperti benjolan di kulit. Untuk bekas seperti ini, perawatan yang lebih kuat seperti suntikan filler atau bahkan operasi mungkin diperlukan untuk meratakannya.
Perawatan yang Dapat Dilakukan:
- Mikrodermabrasi
Perawatan ini menggunakan sikat atau alat khusus untuk mengelupas lapisan atas kulit. Ini membantu meratakan warna kulit dan mempercepat penyembuhan bekas jerawat yang dangkal.
- Chemical Peeling
Chemical peeling menggunakan asam kuat untuk mengelupas lapisan kulit yang rusak, sehingga kulit baru dapat tumbuh lebih cepat. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter karena bahan kimia yang digunakan cukup kuat.
- Laser Resurfacing
Menggunakan sinar laser untuk mengelupas lapisan atas kulit. Ini sangat efektif untuk mengatasi bekas jerawat dalam dan memperbaiki tekstur kulit.
- Filler
Untuk bekas yang cekung seperti boxcar dan ice pick, filler dapat digunakan untuk "mengisi" area tersebut, sehingga kulit tampak lebih rata. Filler biasanya berbahan dasar kolagen atau lemak.
- Microneedling
Prosedur ini menggunakan rol dengan jarum kecil yang digosokkan ke kulit untuk merangsang pertumbuhan kolagen. Microneedling cocok untuk bekas jerawat yang luas dan dalam.
- Operasi
Jika perawatan lainnya tidak berhasil, dokter bisa melakukan operasi kecil untuk melepaskan bekas jerawat dari lapisan bawah kulit dan merangsang kolagen baru. Operasi ini biasanya menjadi opsi terakhir karena biayanya lebih tinggi dan butuh waktu pemulihan.
Bekas jerawat bisa diatasi, tetapi perawatan yang tepat harus disesuaikan dengan jenis bekasnya.
Dari perawatan alami hingga tindakan medis seperti laser atau operasi, semuanya bisa membantu memperbaiki kulitmu.
Pastikan untuk memahami kondisi kulitmu dan berkonsultasi dengan dokter kulit jika diperlukan, agar perawatan yang kamu lakukan efektif dan aman. (mif)
Editor : Miftahul Khair