PONTIANAK - Makanan Pengganti ASI (MPASI) dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi, yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhannya. MPASI harus mengandung berbagai jenis bahan makanan yang kaya akan zat besi, protein, vitamin, dan mineral karena sangat baik untuk perkembangan bayi.
Untuk variasi mengenai jenis makanan, bisa Anda tambahkan buah-buahan, sayuran, daging, dan biji-bijian.
Makanan yang diberikan juga harus lembut dan mudah dihaluskan, agar bayi dapat menelan dan mencerna makanan dengan mudah.
Seiring berjalannya waktu pastikan tekstur makanan bayi meningkat, sedikit demi sedikit guna memperkenalkan tekstur pada bayi.
Biasanya pada bayi umur delapan bulan, akan dikenalkan dengan finger food untuk melatih sensor motorik.
MPASI pada bayi harus diberikan dengan bahan yang dipastikan sehat dan berkualitas, hal ini diharuskan karena menyangkut pertumbuhan dari sang bayi.
Asupan makanan yang masuk ke tubuh bayi juga harus diperhatikan.
Menurut channel Youtube Marina Anggraeni yang membuat MPASI berdasarkan resep ala KEMENKES, tentunya MPASI haru menggunakan bahan yang segar dan berkualitas. Hal ini dilakukan guna mencegah stunting yang terjadi pada bayi.
Resep MPASI yang Baik
Bahan-bahan yang digunakan harus mengandung protein hewani, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, zat besi, dan sebagainya.
Kandungan yang terdapat pada MPASI, tentunya sangat berpengaruh besar terhadap tubuh bayi.
Anda bisa menggunakan;
- satu butir telur ayam kampung sebagai sumber protein hewani
- 30 gr nasi putih sebagai karbohidrat
- santan 30 gr sebagai sumber lemak
- tambahkan 10 gr wortel sebagai sayur pelengkap.
Selanjutnya untuk dijadikan sebagai bubur, ada bisa menyiapkan air minum sebanyak 200 ml atau setara dengan satu gelas. Untuk memudahkan makanan tercampur rata, anda membuat bahan makanan menjadi praktis.
Seperti mengocok telur dan parut atau potong kecil wortel, guna membantu proses matang yang lebih merata.
Juga menjadi alternatif untuk lebih mudah, bagi anda ketika menghaluskan makanan bayi.
Pembuatan MPASI
Untuk membuat buburnya cukup mudah, anda hanya perlu mempersiapkan bahan yang sudah tercatat dan beberapa peralatan lainnya seperti;
Siapkan panci lalu tuang nasi ke dalam panci, kemudian tambahkan satu gelas air sesuai takaran.
Tambahkan santan lalu masak dengan api kecil, air yang digunakan bisa air matang ataupun air kaldu.
Ketika sudah mulai mendidih, anda bisa memasukkan potongan wortel lalu masak kembali hingga wortel menjadi lembut.
Setelah wortel sudah lembut, anda bisa menambahkan kocokan telur lalu secara perlahan aduk secara merata.
Untuk bayi usia enam hingga delapan bulan, tekstur buburnya memerlukan penyesuaian.
Sehingga setelah makanannya sudah matang, anda bisa menyaring kembali untuk mendapatkan tekstur yang cukup halus.
Lakukan ulekan penyaringan makanan ini sebanyak maksimal tiga kali, agar mendapatkan tekstur yang benar-benar halus.
Pastikan anda menggunakan saringan yang cukup rapat, dan bubur cukup halus untuk usia yang sesuai dengan bayi.
Untuk sajian MPASI kali ini bisa digunakan untuk dua sampai tiga kali makan, sisa makanan yang disimpan harus dalam wadah yang tertutup rapat.
Masukkan juga ke dalam kulkas, hingga bisa dihangatkan kembali untuk konsumsi bayi. (yol/mgg)
Editor : Miftahul Khair