Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kak Acik, Mendongeng Hingga ke Perbatasan

A'an • Minggu, 10 November 2024 | 10:47 WIB

 

Kak Acik
Kak Acik

DIKENAL sebagai Kak Acik, Pijah kini menjelma menjadi sosok pendongeng yang menginspirasi di Kalimantan Barat. Melalui Kampung Dongeng, ia berkeliling ke berbagai sekolah dan daerah perbatasan, membawa cerita-cerita yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik. 

Kecintaannya pada literasi dan mendongeng membuat Kak Acik ingin memperkenalkan kembali budaya dongeng kepada anak-anak, bahkan hingga ke pelosok di mana akses literasi terbatas.

Perjalanan Kampung Dongeng yang dirintis bersama timnya tidak selalu mulus. Awalnya, dunia dongeng belum begitu dikenal, dan kegiatan mendongeng dianggap baru di masyarakat.

Kak Acik mengungkapkan bahwa mendongeng di daerah perbatasan memberikan pengalaman yang unik. “Banyak anak yang belum fasih berbahasa Indonesia, tetapi antusias mendengarkan dongeng yang ia bawakan. Orang tua di pelosok pun ikut bersemangat menyimak,” katanya.

Tahun ini, Kak Acik dan tim Kampung Dongeng semakin aktif berkeliling Kalimantan Barat. Daerah-daerah seperti Mempawah, Bengkayang, Sambas, Pontianak, Kubu Raya, dan Sintang menjadi tujuan utama mereka. Dengan semangat yang tak kenal lelah, mereka berusaha membawa budaya dongeng kembali hidup di tengah masyarakat.

Bagi Kak Acik, menjadi pendongeng berarti berani menunjukkan ekspresi dan memperagakan setiap peran dengan baik. “Berani dongeng itu berani malu,” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya totalitas dalam mendongeng, yang mengharuskan pendongeng berani tampil apa adanya agar cerita lebih hidup dan pesan tersampaikan dengan baik.

Kak Acik berharap agar para guru di Kalimantan Barat juga tergerak untuk mendongeng di kelas, karena dongeng bukan hanya tentang hiburan tetapi juga menyampaikan pesan moral yang penting bagi perkembangan anak.“Budaya dongeng mulai terkikis. Kami berharap tidak hanya kami bisa mendongeng, melainkan lebih banyak lagi,” pungkasnya. (sti)

Editor : A'an
#dongeng #Kak Acik