Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tips Parenting: Memahami Emosi Anak Lewat Bahasa Tubuh dan Komunikasi

Miftahul Khair • Rabu, 13 November 2024 | 12:58 WIB
Ilustrasi mengobrol dengan anak.
Ilustrasi mengobrol dengan anak.

PONTIANAK - Penggiat parenting Indonesia, Elly Risman memberikan beberapa langkah yang bisa diterapkan orangtua dalam menghadirkan respons dan komunikasi yang baik kepada anak.

Ada empat tahapan, mulai dari membaca bahasa tubuh anak, menebak perasaannya, menamakannya, hingga menerima perasaan anak. 

Pertama, baca bahasa tubuh anak. Orang tua perlu memperhatikan dengan seksama bahasa tubuh anak, seperti gerakan, ekspresi wajah, atau postur tubuh.

Misalnya, jika anak terlihat cemberut atau menyilangkan tangan, itu bisa menunjukkan bahwa dia sedang merasa marah atau tidak nyaman.

Kedua, tebak perasaan anak. Berdasarkan bahasa tubuh dan ekspresi anak, orang tua dapat menebak perasaan yang mungkin mereka rasakan. Ini membantu anak merasa dipahami.

“Sebut saja apa yang tampak, sabar dan tunggu reaksi anak,” katanya. 

Ketiga, namakan perasaan anak. Setelah menebak perasaannya, sebutkan perasaan tersebut untuk membantu anak mengenali emosinya.

Pemberian nama ini penting agar anak bisa memahami dan mengelola perasaannya.

Keempat, terima perasaan anak. Penting bagi orang tua untuk menerima perasaan anak tanpa langsung mencoba memperbaiki atau mengabaikannya.

Dengan penerimaan ini, anak merasa diakui. “Terima saja dulu karena yang punya perasaan anak,” katanya. 

Ia menegaskan bahwa menyapa perasaan anak jangan mengedepankan emosi sebab anak butuh arahan.

Orang tua yang tidak menerima perasaan anak dan cenderung menunjukkan kemarahan, akan berdampak negatif pada anak.

Hal ini bisa membuat anak mudah minder, penakut, bahkan melawan dan memberontak.

Parahnya lagi, anak cenderung emosional dan tempramental, hingga lari ke hal-hal negatif seperti pergaulan bebas hingga pornografi. (sti)

Editor : Miftahul Khair
#komunikasi #anak #bahasa tubuh #parenting