Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tanda-tanda Pasangan Punya Backburner, Bagaimana Cara Mengenalinya?

Miftahul Khair • Sabtu, 18 Januari 2025 | 15:00 WIB
Ilustrasi pasangan suami istri.
Ilustrasi pasangan suami istri.

PONTIANAK POST - Dalam percintaan modern, istilah backburner relationship kini semakin dikenal.

Fenomena ini menggambarkan hubungan di mana seseorang menjadikan orang lain sebagai opsi kedua, sambil tetap memfokuskan perhatian pada hubungan utama.

Jenis hubungan ini bisa menimbulkan dampak negatif, baik bagi pihak yang dijadikan cadangan maupun bagi yang menjadikan orang lain sebagai pilihan kedua.

Dosen IAIN Pontianak, Bella Yugi Fazny, M.Pd menekankan pentingnya menyadari apakah hubungan yang sedang dijalani termasuk dalam kategori sehat atau justru tidak.

Ia menyebutkan bahwa pola hubungan seperti ini tidak hanya mengganggu keseimbangan emosi, tetapi juga dapat merusak kepercayaan dan komitmen dalam sebuah relasi.

Idealnya, kata dia, setiap hubungan romantis dibangun atas dasar komunikasi yang baik dan komitmen bersama. Jika ada masalah, hal tersebut harus dibahas bersama untuk mencari solusi.

Bahkan dalam situasi seperti kejenuhan dalam hubungan atau kebutuhan emosional dan seksual tertentu, penting untuk mendiskusikannya secara terbuka dengan pasangan utama.

Jika mencari keluar dengan cara seperti membangun hubungan backburner, tanpa diketahui pasangan utama, maka sudah termasuk dalam perselingkuhan. “Hubungannya tidak normal dan tidak sehat,” tuturnya.

Menurut Bella, ada beberapa tanda red flag yang bisa menunjukkan bahwa seseorang terjebak dalam pola backburner relationship. Tanda-tanda tersebut adalah:

1. Sering hilang tiba-tiba sulit dihubungi tanpa memberi kabar yang jelas

2. Frekuensi dan timing komunikasi sudah terjadwal ritmenya berpola, di luar pola akan menjadi konflik

3. Pasangan hanya menghubungi ketika membutuhkan sesuatu, seperti teman bicara atau untuk kebutuhan seksual.

4. Selalu berkata sibuk, tidak siap, tidak ada waktu, atau alasan lainnya saat diajak berkomitmen lebih ke jenjang serius.

5. Kamu sering merasa digantung, diombang-ambingkan oleh perasaan cinta yang tiba-tiba intens (cinta bombing), lalu pasangan pergi tanpa kabar karena ada orang lain yang diprioritaskan.

Pasangan mengaku hanya sebagai teman di lingkaran sosialnya, meskipun hubungan kalian sebenarnya lebih dekat, seperti friends with benefits (FWB). (*/sti)

Editor : Miftahul Khair
#Tanda-tanda #red flag #Backburner