Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mengenal Pocketing Relationship, Apa itu? Kenali Tanda-tandanya

Miftahul Khair • Sabtu, 1 Februari 2025 | 12:59 WIB
Ilustrasi merahasiakan hubungan romantis.
Ilustrasi merahasiakan hubungan romantis.

Tidak semua pasangan yang menjalin hubungan romantis ingin mengungkapkannya ke publik. Beberapa orang memilih untuk menyembunyikan hubungan mereka, bahkan dari keluarga dan teman dekat.

Oleh : Siti Sulbiyah

Bagi sebagian orang, menutup hubungan mereka dari orang lain dapat menimbulkan rasa sakit, terutama jika mereka telah menganggap hubungan tersebut sebagai sesuatu yang serius. Namun, di sisi lain, ada alasan tertentu yang melatarbelakangi keputusan ini.

Sari, seorang warga Kota Pontianak, menilai bahwa ada dua alasan utama seseorang menyembunyikan hubungannya. 

“Kalau dari pengalaman yang pernah saya dengar dari teman-teman, mereka yang menutupi hubungan biasanya karena belum ada keseriusan,” ujarnya.

Menurut Sari, ketidakseriusan dalam hubungan sering kali muncul karena kekhawatiran bahwa hubungan tersebut tidak akan berjalan sesuai harapan. Pengalaman kegagalan dalam hubungan masa lalu bisa membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri, sehingga mereka memilih untuk tidak mempublikasikannya di media sosial atau bahkan mengenalkannya kepada keluarga dan teman-teman.

“Kekhawatiran akan merasa malu jika gagal lagi bisa membuat seseorang menyembunyikan hubungannya,” tambahnya.

Selain faktor ketidakseriusan, ada juga kemungkinan lain yang membuat seseorang enggan mengungkapkan hubungannya ke publik. Salah satunya adalah ketika hubungan yang terjalin melibatkan pihak ketiga atau perselingkuhan.

Dalam hubungan romantis, hubungan semacam ini juga dikenal dengan istilah pocketing relationship. Istilah ini merujuk pada kondisi ketika seseorang diibaratkan mengantongi, atau menyembunyikan pasangannya agar orang lain tidak tahu. 

“(Hubungan) dirahasiakan termasuk kepada orang terdekat, atau kepada orang yang kenal figur kita. Sehingga orang yang ada di dekat kita tidak bisa mengetahui siapa pasangan kita,” tutur Reni Nurhayati, S. Psi., M. Psi., Psikolog.

Ia menilai menyembunyikan hubungan seperti ini dapat terjalin salah satunya karena masih ada keraguan. "Penyebabnya bisa karena adanya rasa ragu pada pasangan, yang bisa berkembang pada perasaan malu atau khawatir dengan keberadaan kekasih yang diketahui oleh orang lain," ujarnya.

Baca Juga: Tips Mengatasi Resleting Tas yang Tidak Berfungsi

Rasa belum yakin ini, lanjut dia, cenderung membuat orang enggan memperkenalkan kekasihnya kepada pihak keluarga, ke teman-temannya, apalagi mempublikasikannya ke media sosial untuk memberi tahu kepada khalayak ramai. Sehingga yang mengetahui hubungan tersebut hanyalah dirinya dengan pasangannya saja.

Kondisi yang belum yakin tersebut juga bisa jadi mengindikasikan bahwa si dia belum serius menjalani hubungan tersebut. Sehingga, perlu berhati-hati apabila sudah lama menjalin hubungan dengan kekasih tapi kita tidak dikenalkan dengan teman bahkan keluarganya.

“Tentunya ini menjadi tanda tanya yang besar,” imbuhnya.

Lantas apa saja ciri-ciri dari hubungan ini? Reni mengatakan, ciri yang paling jelas adalah tidak dikenalkan dengan orang-orang terdekat. 

“Misalnya tidak pernah dikenalkan dengan pihak keluarganya, tidak pernah pula dikenalkan dengan teman-temannya,” ucapnya.

Dengan alasan privasi, hubungan semacam ini juga terlihat dari pertemuan yang selalu dilakukan secara diam-diam. Kencan hanya dilakukan di tempat rahasia yang tidak diketahui oleh orang lain.

“Hanya kencan di tempat rahasia, artinya hanya berdua, dan orang-orang tidak tahu. Atau mengunjungi tempat yang memang jarang dikunjungi orang yang mereka kenali,” katanya.

Ciri lainnya adalah tidak pernah membahas tentang keluarga. Bagi pasangan yang sudah cukup lama bersama, tidak membicarakan mengenai keluarga masing-masing tentu terlihat janggal. Padahal keberadaan keluarga dapat menjadi celah untuk memetakan dan mengetahui lebih jauh soal pasangan, bahkan mengindikasikan keseriusan hubungan tersebut.

“Ketika membicarakan tentang keluarga itu selalu mengalihkan,” ujarnya.

Ada Berbagai Alasan

Psikolog, Reni Nurhayati, S.Psi., M.Psi menilai menyembunyikan hubungan seperti ini terjalin salah satunya karena masih ada keraguan. Selain keraguan perasaan, faktor lainnya adalah karena khawatir kehilangan pasangan bila memperkenalkannya kepada publik. Seseorang bisa saja merasa cemas pasangannya akan direbut oleh orang lain. 

Ketakutan atau kecemasan akan hubungan ini bisa muncul dari trauma masa lalu atau perasaan rendah diri atau insecure.

Faktor lainnya adalah hubungan tersebut merupakan perselingkuhan. “Sehingga merasa merupakan aib yang tidak perlu diketahui oleh orang lain,” tuturnya.

Namun di sisi lain, Reni menilai ada juga karena faktor menghindari penilaian dari orang lain. Bisa jadi, kekasih menilai bahwa semakin banyak orang yang tahu siapa pasangannya, semakin banyak pula timbul berbagai penilaian. Penilaian semacam ini bagi sebagian orang membuat tidak nyaman.

“Kadang ada yang memilih meminimalisir atau bahkan menghindari hubungannya diketahui orang lain, demi menjaga hubungan tersebut dari penilaian orang lain. Kadang flexing atau pamer hubungan juga tidak baik,” terangnya. 

Meski begitu, tidak semua orang senang bila si dia seolah-olah menjadikan hubungan tersebut seperti ditutup-tutupi. Apalagi, bila alasannya adalah masih ada keraguan, sementara hal yang diinginkan adalah keseriusan dari hubungan tersebut. Lantas sikap apa yang bisa diambil?

“Bila begitu, perlu di pertanyakan keseriusan dari hubungan tersebut. Bila tidak ada kepastian, lebih baik disudahi saja, dari pada lanjut tapi tidak yakin,” tuturnya. (**)

Editor : Miftahul Khair
#menyembunyikan #hubungan romantis #pocketing relationship