Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Tips Memilih Baby Sitter yang Aman dan Terpercaya, Orang Tua Wajib Tahu!

Miftahul Khair • Rabu, 12 Maret 2025 | 13:22 WIB

Ilustrasi mengasuh anak.
Ilustrasi mengasuh anak.
Bagi orang tua yang memiliki kesibukan di luar rumah, keberadaan baby sitter menjadi solusi penting dalam merawat dan mengasuh buah hati. Namun, sebelum memutuskan untuk memilih baby sitter, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar si kecil mendapatkan pengasuhan yang aman.

Oleh : Siti Sulbiyah

Nama Livia Alimi beberapa waktu yang lalu menjadi sorotan di media sosial setelah diduga melakukan kekerasan terhadap Jaden, anak selebgram Yisca Naftali dan Johansen. Kasus ini semakin viral setelah rekaman CCTV yang beredar menunjukkan tindakan kasar yang dilakukan oleh baby sitter muda tersebut.

Dilansir dari Jawapos.com, kasus ini terungkap setelah Yisca Naftali membagikan rekaman CCTV melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, terlihat jelas Livia memukul Jaden menggunakan botol air mineral berukuran 1,5 liter serta melontarkan kata-kata kasar kepada bocah berusia empat tahun itu.

Livia, yang bekerja sebagai baby sitter di Jakarta itu pada awalnya membantah tuduhan ini. Namun, setelah bukti CCTV diperlihatkan, ia akhirnya mengakui perbuatannya. Tidak hanya satu kali, rekaman tersebut mengungkap bahwa tindak kekerasan yang dilakukan Livia telah berlangsung berulang kali.

Kasus ini pun menjadi pelajaran berharga bagi para orang tua untuk selektif dalam memilih baby sitter. orang tua perlu memastikan bahwa baby sitter yang dipilih benar-benar berkompeten dan memiliki rekam jejak yang baik.

Endah Fitriani, M.Psi, menekankan bahwa jasa baby sitter sering kali menjadi kebutuhan bagi orang tua yang tidak dapat sepenuhnya menjaga anaknya, terutama jika sang ibu bekerja di luar rumah atau memiliki lebih dari satu anak dengan usia yang berdekatan.

“Biasa juga jumlah anak yang lebih dari satu orang, dimana usianya masih terlalu kecil dan umurnya berdekatan sehingga sang ibu tidak bisa fokus kepada kedua anak,” ungkap Guru Bimbingan Konseling SMP Negeri 10 Pontianak ini.

Kebutuhan akan baby sitter sangat bergantung pada kondisi masing-masing keluarga. Beberapa ibu mungkin bisa merawat bayinya selama cuti melahirkan, tetapi setelah tiga bulan harus kembali bekerja, sehingga membutuhkan bantuan pengasuh. Ada juga ibu yang sempat vakum dari dunia kerja dan ingin kembali berkarier, namun tidak memiliki pengasuh bagi anaknya. 

Memilih baby sitter bukanlah perkara mudah. Endah menyarankan agar orang tua mencari pengasuh berdasarkan rekomendasi orang yang dipercaya. Jika menggunakan jasa yayasan atau perusahaan penyalur, penting untuk menelusuri rekam jejak dan reputasi mereka. Saat bertemu dengan calon baby sitter, ajak bicara dan gali kepribadiannya. 

“Temui calon baby sitter dan ajak bicara, kemudian telusuri rekam jejak pekerjaan dan keluarganya,” tuturnya. 

Dai juga menilai perlu mengetahui riwayat pekerjaan baby sitter tersebut. Hal ini bisa sebagai pertimbangan orang tua dalam memilih baby sitter tersebut. Dia mengingatkan jangan hanya menyeleksi pengasuh anak berdasarkan foto saja tapi cari tahu juga tentang riwayat pekerjaan sebelumnya.

“Harus tahu tentang pengalaman dan berapa lama sudah mengasuh anak, jangan lupa untuk menanyakan alasan berhenti dari pekerjaan sebelumnya,” katanya. 

Untuk mengetahui lebih dalam, ada baiknya untuk melakukan tes kepribadian, mengetahui riwayat kesehatan calon pengasuh. Orangtua juga bisa melakukan observasi kinerja calon baby sitter selama 1-2 pekan guna mengetahui kompetensi yang dimilikinya.

Menurutnya orangtua perlu melihat cara baby sitter tersebut dalam mengasuh mulai dari menemani, memberi makanan, bermain, dan lain sebagainya. “Lihat cara berkomunikasi baby sitter dengan anak, sikap ramah atau keras yang dilakukan olehnya,” tuturnya. 

Untuk mengawasi kinerja baby sitter selama masa observasi, orang tua juga bisa memasang sistem CCTV di rumah guna mengawasi baby sitter saat mengasuh anak. Keberadaan kamera tentunya bisa berguna guna mengetahui kondisi di rumah bila si kecil bersama baby sitter.

“Sehingga pemantauan tetap bisa terlihat oleh orang tua dimanapun dan rasa aman meninggal anak dengan baby sitter dapat terjaga,” ujarnya. (**)

Editor : Miftahul Khair
#tips memilih #Orang tua #baby sitter #anak