Setiap orang memiliki tipe celana dalam favorit. Namun, ternyata ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih celana dalam agar kesehatan bagian intim tetap terjaga. Seperti dilansir dari Alodokter berikut ini.
1. Memilih bahan yang tepat
Hal penting untuk dipertimbangkan saat memilih pakaian dalam adalah bahan celana tersebut.
Celana dalam katun, untuk penggunaan sehari-hari, tidak akan ada yang bisa mengalahkan kenyamanan katun. Bahan ini lembut, ringan, dan sangat nyaman.
Bukan hanya itu, katun juga baik untuk kesehatan serta kebersihan organ intim. Mengenakan celana dalam katun berarti membiarkan vagina ‘bernapas’.
Katun juga menyerap keringat yang ada, dan dengan demikian mencegah pertumbuhan jamur.
Jika ingin menggunakan celana dalam dari bahan nylon atau sintetis, pastikan bagian yang menutupi labia atau vagina terbuat dari katun yang dapat menyerap keringat.
2. Mengenakan thong
Thong/g-string mengundang berbagai kontroversi dan pendapat.
Ada yang mengatakan bahwa pakaian dalam model ini dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih, infeksi kandung kemih hingga dituduh menjadi salah satu penyebab wasir.
Hingga saat ini, ternyata belum terdapat penelitian yang akurat untuk memastikan pendapat ini.
3. Pemakaian korset
Pemakaian korset khusus dipercaya dapat membantu dan menjaga bentuk tubuh agar tetap langsing dan ideal secara permanen.
Namun nyatanya, tidak ada penelitian yang mendukung fakta tersebut secara ilmiah.
Pemakaian korset yang terlalu ketat, bahkan pakai korset saat tidur justru berisiko menyebabkan beberapa masalah, seperti iritasi kulit karena penekanan terlalu kencang, penyakit asam lambung, memar, hingga bernapas terasa kurang nyaman.
4. Ganti jika berkeringat
Jika sering berkeringat di bagian bawah atau setelah berolahraga, segeralah mengganti pakaian dalam.
Pakaian dalam yang basah adalah tempat favorit bakteri untuk berkembang biak.
5. Gunakan celana tidur yang longgar
Hindari celana tidur (atau celana apa pun) yang terlalu ketat.
Pakaian dalam yang terlalu ketat akan membuat organ intim panas serta lembap.
Bahkan, sesekali bisa mencoba tidur tanpa menggunakan celana dalam.
Hal ini dapat membantu memperlancar sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan di daerah intim. (*/uni)
Editor : Miftahul Khair