Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Usia 19 Tahun Belum Jaminan Matang untuk Menikah, Ahli Ungkap Alasannya

Siti Sulbiyah Kurniasih • Kamis, 29 Mei 2025 | 15:01 WIB
ilustrasi menikah
ilustrasi menikah

PONTIANAK POST - Dosen IAIN Pontianak, Dr. Fitri Sukmawati, M.Psi., Psikolog menyoroti bahwa aturan hukum saat ini menetapkan usia minimal menikah adalah 19 tahun. Namun, menurutnya, bahkan pada usia tersebut banyak yang sebenarnya belum benar-benar matang untuk menjalani kehidupan pernikahan.

“Memang mungkin ada yang 19 tahun, bisa dikatakan matang untuk berumah tangga,” ujarnya. Tapi kondisi seperti ini, lanjutnya, sangat kecil terjadi. Kebanyakan pada usia tersebut, seseorang belum siap menjadi orang tua.

Apalagi anak-anak usia remaja yang mana belum memiliki kemampuan mental, emosional, dan sosial untuk menghadapi tantangan kehidupan rumah tangga.

Fitri mengingatkan bahwa kedewasaan dalam pernikahan bukan hanya soal usia atau kesiapan ekonomi, melainkan aspek agama, keterampilan hidup, dan lainnya. Walaupun semua adalah proses belajar, tapi dasar kesiapan itu tetap harus ada.

Ia menilai lemahnya pengawasan orang tua dan minimnya aktivitas positif bagi anak sebagai faktor lain yang turut memperburuk situasi. Anak yang kurang mendapat perhatian dan bimbingan cenderung mencari pelarian melalui media sosial, yang sering kali tidak terfilter dengan baik.

“Kurang interaksi sosial yang sehat membuat anak-anak lebih banyak menyalurkan diri di media sosial, yang bisa memicu perilaku berisiko,” tambahnya.

Ia mengajak orang tua untuk membangun hubungan yang terbuka dan penuh empati dengan anak. Kalau orang tua dekat dengan anak, maka menurutnya mereka bisa mengambil hati anak dan mengarahkan kepada hal positif.

“Harapannya anak akan lebih menikmati hidup sesuai tahapan perkembangannya,” pungkasnya. (sti)

Editor : Miftahul Khair
#usia muda #19 tahun #risiko #menikah #matang