Pakar etiket Ellen Tendean menilai, banyak persoalan sebenarnya bisa dicegah jika pasangan sudah terbuka sejak awal hubungan mulai serius.
’’Keterbukaan harus dilakukan sejak awal hubungan mengarah ke serius. Baik finansial, gaji, aset, maupun hal-hal yang harus dibayarkan sebelum menikah. Kalau ada keterbukaan, masalah bisa diantisipasi lebih awal,’’ jelas Ellen, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Etika Mengumumkan Pernikahan Batal Agar Tidak Menjadi Bahan Gunjingan Publik
Dia berpesan agar pasangan benar-benar matang sebelum memutuskan menikah. Menurutnya, persoalan prinsip tidak seharusnya baru dibicarakan menjelang hari pernikahan.
’’Keterbukaan soal keuangan dan rencana hidup harus dibicarakan sejak awal. Jangan sampai hal-hal prinsip baru diungkap menjelang pernikahan dan akhirnya memicu pembatalan,’’ tegasnya.
Tidak hanya soal uang, Ellen juga menyoroti pentingnya membicarakan kebiasaan keluarga dan prinsip hidup masing-masing pasangan.
Baca Juga: Cara Elegan Membatalkan Pernikahan Tanpa Saling Menyalahkan dan Mempermalukan
’’Misalnya soal di mana akan tinggal, kebiasaan keluarga, atau prinsip hidup. Semua harus diungkap sejak awal, agar masing-masing tahu apakah bisa menerima atau tidak,’’ lanjutnya.
Menurut Ellen, komunikasi terbuka sejak awal dapat membantu pasangan memahami kecocokan sebelum melangkah lebih jauh ke pernikahan. (*)