Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kenali Math Anxiety, Ketakutan Berlebihan Saat Belajar Matematika

Chairunnisya • Kamis, 14 Mei 2026 | 14:17 WIB
Ilustrasi anak belajar matematika (AI)
Ilustrasi anak belajar matematika (AI)

PONTIANAK POST - Tak sedikit anak mengalami ketakutan berlebihan saat menghadapi pelajaran matematika. Kondisi ini dikenal sebagai math anxiety atau kecemasan terhadap matematika.

Psikolog pendidikan dan perkembangan anak Nur Ainy Fardana menjelaskan math anxiety adalah perasaan takut dan tegang yang muncul hanya karena melihat angka atau soal matematika.

Anak dengan kondisi ini bahkan dapat mengalami keluhan fisik saat akan menghadapi ulangan.

’’Kecemasan membuat konsentrasi terganggu, kemampuan berpikir menurun, dan akhirnya anak menghindari pelajaran matematika,’’ jelasnya, dikutip dari Jawapos. 

Baca Juga: Alasan Matematika Sering Jadi Pelajaran yang Ditakuti Anak

Gejalanya dapat terlihat dari sisi emosi, perilaku, hingga fisik. Anak bisa menangis, mudah frustrasi, atau berkata, “Aku bodoh di matematika.” Sebagian anak juga mencari alasan agar terhindar dari belajar.

Dari sisi fisik, anak tampak tegang, berkeringat, hingga jantung berdebar saat harus mengerjakan soal matematika.

Karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kecemasan anak.

Pendekatan yang terlalu keras justru dapat memperparah rasa takut dan membuat anak semakin menjauh dari pelajaran matematika. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips anak #tips matematika #matematika #for her pontianak post #anak