Hubungan Baru Bukan Obat Patah Hati
Dilansir dari Psychologytoday, Banyak orang berharap cinta yang baru dapat menghapus rasa sakit akibat hubungan yang gagal.
Baca Juga: Ternyata Anak Dekat dengan Orang Tua Lebih Cepat Pulih dari Patah Hati, Ini Fakta Psikologisnya!
Namun kenyataannya, penyembuhan dari kegagalan masa lalu merupakan tanggung jawab pribadi yang perlu dijalani sebelum memasuki hubungan berikutnya.
Sebelum mencari pasangan baru, ada beberapa langkah penting yang dapat membantu seseorang berdamai dengan masa lalunya.
1. Meninjau Kembali Riwayat Hubungan
Langkah pertama adalah melihat pola yang mungkin berulang dalam hubungan-hubungan sebelumnya.
Baca Juga: Putus Cinta, Barang Pemberian Diminta
Pola tersebut bisa saja sudah terbentuk sejak masa kecil melalui pengalaman melihat orang lain menghadapi kehilangan atau kegagalan hubungan.
Tanpa disadari, seseorang mungkin terus memilih tipe pasangan yang serupa dan akhirnya menghadapi masalah yang sama.
Cobalah membayangkan seluruh mantan pasangan berada dalam satu ruangan dan diminta menjelaskan apa yang mereka sukai serta sesali dari diri Anda.
Baca Juga: Saat Perpisahan Hubungan Asmara Berubah Jadi Drama Terbuka di Media Sosial
Komentar yang berulang dapat menjadi petunjuk penting tentang kelebihan yang perlu dipertahankan dan kebiasaan yang perlu diperbaiki.
2. Menghadapi Kenyataan Lebih Awal
Banyak orang terlalu fokus pada hal-hal positif dalam hubungan hingga mengabaikan masalah yang sebenarnya sudah terlihat sejak awal.
Pada masa-masa awal jatuh cinta, pasangan cenderung hanya melihat apa yang berjalan baik. Padahal, bisa saja terdapat persoalan yang perlahan berkembang menjadi penghalang besar di kemudian hari.
Baca Juga: Mengatasi Rasa Bosan terhadap Pasangan, Tips Membangun Kembali Kehangatan dalam Hubungan
Menghadapi masalah sejak dini memberi kesempatan lebih besar untuk mencari solusi sebelum persoalan tersebut membesar dan sulit diperbaiki.
3. Tetap Memiliki Lingkaran Dukungan
Saat sedang jatuh cinta, tidak sedikit orang yang menghabiskan hampir seluruh waktu dan energinya untuk pasangan hingga menjauh dari keluarga maupun teman.
Padahal, ketika hubungan berakhir, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi sangat penting untuk membantu melewati masa sulit.
Baca Juga: Sulit Lepas dari Toxic Relationship? Begini Cara Keluar dari Hubungan Tanpa Rasa Bersalah
Mereka yang tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga dan sahabat tidak harus menghadapi kesedihan sendirian.
4. Mencari Bantuan Profesional
Menghadapi kehilangan sering kali menjadi lebih mudah ketika didampingi oleh seseorang yang mampu melihat situasi secara lebih objektif.
Pendamping profesional dapat membantu seseorang memahami pola hubungan yang dimiliki, menyusun rencana baru, serta mengenali kualitas apa yang ingin dibawa ke dalam hubungan berikutnya. (*)