PONTIANAK POST - Tidak semua pasangan yang baru menikah harus langsung membeli rumah. Dalam kondisi tertentu, mengontrak rumah atau tinggal bersama orang tua justru dapat menjadi langkah yang lebih bijak untuk membangun fondasi keuangan keluarga.
Ngontrak Bukan Berarti Membuang Uang
Dilansir dari Jawapos, t perencana keuangan sekaligus founder Finante.id, Rista Zwestika CFP WMI WPS, mengungkapkan menyewa rumah sering kali mendapat stigma negatif karena dianggap tidak menghasilkan aset.
Baca Juga: Jangan Terjebak FOMO, Membeli Rumah Harus Berdasarkan Kesiapan Finansial
Padahal, menurutnya, pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
’’Ngontrak itu bukan buang uang kalau memang kondisinya belum siap beli rumah. Justru itu cara membeli waktu dan fleksibilitas,’’ jelasnya.
Selama masa kontrak, pasangan dapat lebih fokus menata keuangan, membangun tabungan, dan memperkuat stabilitas penghasilan.
Baca Juga: Beli Rumah, Ngontrak, atau Tinggal dengan Orang Tua? Ini Pertimbangan Finansial Pasutri Muda
Idealnya Sewa Maksimal Seperempat Penghasilan
Rista menyarankan biaya sewa rumah tidak terlalu membebani anggaran bulanan keluarga.
’’Supaya bisa menabung. Idealnya biaya sewa 20-25 persen dari penghasilan bulanan. Misal, gaji 8 juta, sewa ideal 1,6 - 2 juta,’’ terang Rista.
Dengan porsi tersebut, pasangan masih memiliki ruang untuk menyiapkan dana darurat maupun tabungan rumah.
Baca Juga: Tips Cerdas Membeli Properti Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial
Tinggal Bersama Orang Tua Perlu Target Jelas
Selain mengontrak, tinggal bersama orang tua juga dapat menjadi alternatif jika kondisi keluarga mendukung.
Keuntungan terbesar dari pilihan ini adalah penghematan biaya yang signifikan sehingga pasangan bisa mengumpulkan tabungan lebih cepat.
Namun, Rista mengingatkan agar pasangan tetap memiliki perencanaan keuangan mandiri dan target untuk memiliki rumah sendiri.
’’Kalau pilih opsi ini tetap harus punya financial plan mandiri. Jangan nyaman terlalu lama. Idealnya target 3–7 tahun setelah menikah (sudah punya rumah sendiri),’’ katanya. (*)
Editor : Chairunnisya