Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Cara Menagih Nafkah Anak Tanpa Memperbesar Konflik dengan Mantan Pasangan

Chairunnisya • Senin, 13 Juli 2026 | 09:47 WIB
Ilustrasi pasangan suami istri bertengkar dikarenakan kasus perselingkuhan.
Ilustrasi pasangan suami istri bertengkar dikarenakan kasus perselingkuhan.

PONTIANAK POST - Ketika mantan pasangan tidak menjalankan kewajiban memberi nafkah anak, respons yang diambil sering kali dipenuhi emosi.

Padahal, langkah yang lebih tenang justru dinilai lebih efektif untuk memastikan hak anak tetap terpenuhi.

Dahulukan Komunikasi

Konselor pernikahan Shofiy Yusro SPsi menyarankan agar penyelesaian selalu diawali dengan komunikasi yang baik.

Baca Juga: Perceraian Bukan Alasan Mengabaikan Kewajiban Nafkah Anak Menurut Konselor Pernikahan

"Komunikasikan dulu dengan jelas dan baik-baik, lalu simpan juga bukti komunikasinya. Misalnya, catatan, voice/video recordings, saksi,"

Menurutnya, dokumentasi komunikasi penting apabila persoalan harus berlanjut ke tahap berikutnya.

Gunakan Jalur Mediasi

Apabila komunikasi belum membuahkan hasil, Shofiy meminta agar konflik tidak langsung diperbesar.

Baca Juga: Masalah Keuangan Disebut Jadi Salah Satu Penyebab Konflik dan Perceraian Pasangan

Menurutnya masih ada sejumlah jalur yang lebih sehat, seperti melibatkan keluarga yang dihormati, mediator, konselor, maupun jalur hukum.

"Karena tujuan kita bukan memenangkan pertengkaran dengan mantan pasangan, melainkan hak anak terpenuhi tanpa menambah luka baru buat anak maupun orang tuanya," ungkap Shofiy.

Ia juga mengingatkan agar perjuangan memenuhi hak anak tidak berubah menjadi ajang saling menyalahkan.

Baca Juga: Psikolog: Nikah Muda Rentan Konflik dan Perceraian

"Ketika fokus bergeser pada siapa yang bersalah, kebutuhan anak justru berisiko terabaikan," jelasnya.

Shofiy menambahkan,

"Jangan sampai kemarahan itu ditumpahkan ke anak atau anak dijadikan senjata untuk membalas mantan pasangan. Kasihan anaknya, dia bukan pelaku tetapi malah kena imbas," pungkasnya, (*)

Editor : Chairunnisya
#cerai #pernikahan #perceraian #tips pernikahan