Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Jangan Biarkan Anak Menonton Pasif, Bangun Interaksi Saat Menyaksikan Animasi

Chairunnisya • Senin, 13 Juli 2026 | 10:10 WIB
Ilustrasi anak menonton televisi (AI)
Ilustrasi anak menonton televisi (AI)

PONTIANAK POST - Animasi dapat menjadi media belajar yang menyenangkan bagi anak.

Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal ketika orang tua hadir mendampingi dan mengajak anak berdiskusi mengenai isi tayangan.

Bangun Interaksi Dua Arah

Dilansir dari Jawapos, psikolog klinis Zarra Dwi Monica MPsi mengatakan anak tidak akan belajar secara maksimal hanya dengan menatap layar.

Baca Juga: Tidak Semua Kartun Baik, Orang Tua Harus Selektif Memilih Tontonan Anak

Menurutnya, peran orang tua tetap dibutuhkan untuk menciptakan komunikasi dua arah.

"Manfaatkan tontonan sebagai media untuk bercakap-cakap dan membangun kedekatan dengan anak. Jadi bukan sekadar menonton pasif," jelasnya.

Zarra menyarankan orang tua menghubungkan cerita dalam animasi dengan pengalaman sehari-hari sehingga nilai positif lebih mudah dipahami anak.

Baca Juga: Kursus Saat Liburan Bisa Jadi Cara Mengasah Minat dan Bakat Anak

"Misalnya, menghubungkan cerita animasi dengan kehidupan sehari-hari sambil menanamkan nilai-nilai keluarga," tutur Zarra.

Jangan Gantikan Pengalaman Nyata

Selain mendampingi anak, orang tua juga perlu memastikan kegiatan menonton tidak menggantikan aktivitas penting lainnya.

Baca Juga: Tips Aturan Aman Menggunakan Gawai untuk Anak dan Dewasa

Bermain, membaca buku, berinteraksi dengan lingkungan, hingga aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk mendukung perkembangan anak.

"Animasi menjadi edukasi bukan hanya videonya, tetapi bagaimana anak memproses pengalaman tersebut," pungkasnya. (*)

 

Editor : Chairunnisya
#tips anak #tontonan anak #anak