PONTIANAK POST - Keterbukaan menjadi bagian penting dalam komunikasi orang tua dan anak.
Namun, kejujuran tidak berarti semua persoalan orang dewasa harus diceritakan kepada anak.
Ketika pertanyaan anak menyangkut masalah rumah tangga atau relasi orang dewasa, orang tua tetap perlu memberikan informasi yang disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangannya.
Baca Juga: Usia Anak Menentukan Cara Orang Tua Menjawab Pertanyaan Kritis
Anak membutuhkan penjelasan yang membuatnya merasa aman tanpa harus dibebani persoalan yang belum mampu dipahaminya.
Jangan Jadikan Anak Tempat Curhat
Psikolog Klinik Perspektif, Sekar Arum Sabrina MPsi Psikolog, menegaskan, ada batas yang perlu dijaga ketika orang tua menjelaskan persoalan orang dewasa kepada anak.
Baca Juga: Psikolog Ungkap Dampak Kebiasaan Orang Tua Membungkam Pertanyaan Anak
’’Anak tidak seharusnya dijadikan tempat curhat atau ikut memikul persoalan rumah tangga,’’ tegasnya, dikutip dari Jawapos.
Karena itu, orang tua dapat tetap menjawab pertanyaan anak dengan jujur, tetapi memilih informasi yang sesuai dengan kemampuan anak untuk memahami situasi.
Pendekatan tersebut membantu anak memperoleh pemahaman tanpa membuatnya ikut menanggung persoalan yang sebenarnya berada dalam ranah orang dewasa. (*)
Editor : Chairunnisya