Wisuda yang diikuti oleh 187 Wisudawan, Sebagai Wisudawan terbaik adalah Ayu Anggraini Martiningsih, dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85 Predikat Terpuji atau Cum Laude, disusul oleh Tri Madu dengan IPK sama 3,85, Terbaik 3 Maya Permata Sari 3,84 terbaik 4 Shella Anzalia Almaharawah dengan IPK 3,84 dan Peringkat 5, diraih oleh Triana Dita Anandani dengan IPK 376.
pada kesempatan Wisuda tersebut , Direktur AKFAR YARSI Pontianak Adhisty Kharisma Yusticia M.Sc.Apt. dalam laporannya menyampaikan banyak Prestasi yang diraih oleh para Dosen dan Mahasiswa, diantaranya terbaik 1 jumlah Mahasiswa yang berwira usaha tingkat LLDIKTI Wilayah Kalimantan, Juara I Jumlah HAKI terbanyak ditingkat Kalimantan, Terbaik I Jumlah Mahasiswa Berprestasi, Juara II Penulisan Ilmiah Nasional.
Sementara itu Prestasi Dosen diantaranya Jurnal Ilmiah terakreditasi 25, Jurnal Ilmiah Internasional 3, Menerbitkan buku tingkat Nasional.
Jumlah HAKI ada 26 judul, PPM Dosen 40 Judul, Penelitian Ilmiah Internal Dosen AKFAR 40 judul.
Sementara itu Ketua Pengurus YARSI Pontianak Drs. Suhadi Sw.M.Si mengatakan bahwa Wisuda tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana para wisudawan harus menggunakan Masker, Penutup Wajah, Rapid tes dan jaga jarak, hal ini untuk menghindari adanya Klaster baru dan menjaga Kredibilitas AKFAR YARSI yang berlabel Kesehatan.
Wisudawan bisa menjadi Public Relation ( PR) sebagai Penghubung antara AKFAR dengan Masyarakat. Kedepan AKFAR akan merencanakan Induk Pengembangan AKFAR tahun 2020-2024 yang memberikan arah bagi pengembangan untuk mewujudkan Prestasi melalui Pendidikan diantaranya Penataan Strucktur, Peningkatan Pendapatan, Adopsi Paradigma Pendidikan 40:0.
Dengan berpikir kritis, Perluasan pengalaman belajar dan penguatan sistem dengan Budaya Ilmiah yang unggul melalui Riset yang lebih dipertajam seperti penelitian terhadap Bajaka, Pasak Bumi, Kratom, Kayu Gaharu dan lain lain Jenis Biota Tanaman Khas Kalimantan Barat, yang bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan Umat dan membantu Pemerintah dalam penanggulangan Covid 19.**
Editor : Salman Busrah