Tjhai Chui Mie menyatakan, Pemerintah Kota Singkawang akan memberikan bantuan Sembako kepada para korban. Bantuan tersebut akan diberikan Rabu (24/11). Selanjutnya setelah kebutuhan untuk penanganan kerusakan dihitung maka akan disalurkan bantuan untuk merehab rumah yang rusak.
Meski tidak ada korban jiwa, salah satu warga di lokasi kejadian mengalami luka luka karena tertimbang bahan bangunan yang runtuh karena angin kencang. Bong Ket Phin (62), mengalami bengkak punggung belakang, siku kanan luka, dan hanya bisa terbaring. Wali Kota yang langsung meninjau korban langsung meminta agar mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.
Satu di antaranya dialami oleh Feri. Warga korban bencana itu bercerita, angin kencang dan hujan terjadi sekitar pukul 13.30. "Saat itu saya sedang tidur siang,” kata warga Kelurahan Kuala Kecamatan Singkawang Barat yang menjadi salah satu korban angin kencang itu.
Saat hujan lebat, dirinya tertidur di dalam kamar. Entah bagaimana, atap-atap seng rumah beterbangan akibat diterjang angin kencang. “Mendengar seng-seng beterbangan, saya langsung keluar. Ternyata di luar warga sudah ramai,” ujarnya.
Dari kejadian itu, dia berharap kepada Pemkot Singkawang bisa memberikan pertolongan kepada warga Kuala yang menjadi korban. “Terima kasih atas perhatian Pemkot Singkawang untuk membantu melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Untuk sementara, Feri bersama keluarga terpaksa menumpang di rumah keluarganya yang lain. “Terpaksa sementara waktu numpang dulu di rumah keluarga,” tuturnya.
Ketua Tagana Singkawang, Feri Samson mengatakan, berdasarkan pengecekan sementara ada sekitar tujuh rumah yang rusak akibat kejadian ini.
“Namun untuk pastinya, akan kami lakukan pendataan di lapangan,” katanya. Setelah dilakukan pendataan, selanjutnya Tagana akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan BPBD guna menentukan langkah-langkah apa yang akan dilakukan ke depannya. “Saya berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di Singkawang,” ujarnya. (har)
Editor : Administrator