Ia mengatakan di tahun ini, pelaksanaan Festival Meriam Karbit yang menjadi agenda tahunan Pemkot Pontianak belum bisa dilaksanakan dikarenakan masih dalam suasana covid. Namun dalam kegiatan selama ramadhan, baik untuk pasar juadah, salat tarawih, buka bersama hingga permainan meriam karbit tidak ada larangan olehnya. Namun dalam pelaksanaannya masyarakat diminta menerapkan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.
Terpisah Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Jejen mengatakan di tahun ini pelaksanaan Festival Meriam Karbit ditiadakan karena kondisi pandemi Covid-19. "Kita telah melakukan komunikasi kepada komunitas meriam karbit untuk melihat kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir," ujarnya. Hasilnya mereka juga memaklumi. Saat ini di Kota Pontianak terdapat sekitar 40 kelompok meriam karbit. Seluruh kelompok tergolong aktif karena merasa hal tersebut merupakan bagian dari budaya di Kota Pontianak.
"Kita akan menginformasikan kepada masyarakat bahwa festival meriam karbit tidak dilaksanakan," ujarnya. Beberapa festival kebudayaan lain juga dibatalkan seperti pelaksanaan Cap Go Meh. Hal ini bukan diputuskan secara sepihak namun tetap dilakukan komunikasi dengan masyarakat terutama kelompok meriam karbit. Mereka memahami betul festival ini tidak dilaksanakan.(iza) Editor : Super_Admin