Menurutnya, adanya indikasi itu lantaran meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa binatu. Seperti mencuci karpet. Sementara pihak pengelola jasa binatu membuang limbah dari usahanya langsung ke sungai. "Masalahnya tidak ada penyaringan dari pemilik usaha sehingga limbah langsung buang ke sungai," kata Siti.
Ia mengakui pihaknya harus meningkatkan pengawasan terhadap pemilik usaha binatu, di antaranya di kawasan Jalan Dr Wahidin. "Karena informasi di sepanjang Jalan Dr. Wahidin itu banyak usaha binatu, sehingga indikasinya karena limbah binatu," kata Siti.
Meski demikian ia menyebutkan bahwa baru bersifat indikasi. Proses pengujian sample yang diambil itu membutuhkan waktu. Jika kemudian terbukti dari limbah binatu, pihaknya akan melakukan penindakan. "Perlu beberapa waktu sampai keluar hasilnya," ujar dia.
Namun ia melanjutkan penindakan yang dilakukan berupa mengharuskan pemilik usaha membuat IPAL. Tindakan terberat bisa berupa penutupan usaha. "Tidak serta merta dilakukan penutupan, tapi pembinaan dulu," pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya warga di Jalan Dr Wahidin dihebohkan dengan perubahan warna air sungai (parit) yang tiba-tiba menjadi merah, Rabu (5/5). Menurut Budi, warga setempat, air parit tersebut mulai berubah sejak pukul 15.30.
“Kejadiannya habis Ashar tadi, sekitar jam 15.30. Kita tidak tahu, tiba-tiba sudah berwarna merah seperti ini,” jelas Budi.
Air parit tersebut berubah menjadi berwarna merah dari pertengahan Jalan Dr Wahidin. Menurut warga sekitar, air parit yang berubah berwarna merah tersebut baru pertama kali terjadi di daerah ini.
“Saya kira tadi ada kecelakaan, orang ramai-ramai lihat ke parit, ternyata airnya berwarna merah,” ucapnya.
Namun demikian, tidak ada aroma yang ditimbulkan dari perubahan warna air tersebut. “Tak ada bau. (aroma) Airnya sama kayak air parit biasanya. Saya juga heran, kenapa bisa seperti ini,” ungkapnya.
Budi mengatakan, sebelumnya air parit tersebut berwarna merah pekat, namun setelah hujan pada pukul 16.00, air tersebut mulai memudar hingga berwarna merah muda. “Tadi sebelum hujan malah lebih pekat dia warna merahnya. Ini karena sudah kena hujan jadi agak pudar,” katanya. (mse) Editor : Salman Busrah