Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Defile PON XX, Kalbar Tampilkan Busana Melayu dan Dayak

Super_Admin • Minggu, 3 Oktober 2021 | 09:30 WIB
MERIAH: Suasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10). Presiden Joko Widodo (kanan) melambaikan tangannya kepada warga saat tiba di lokasi Upacara Pembukaan PON Papua. ANTARA FOTO
MERIAH: Suasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10). Presiden Joko Widodo (kanan) melambaikan tangannya kepada warga saat tiba di lokasi Upacara Pembukaan PON Papua. ANTARA FOTO
JAYAPURA - Kontingen Kalimantan Barat menampilkan busana adat Melayu dan Dayak saat mengikuti defile di Pembukaan PON Papua XX di Stadion Utama Lukas Enembe, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10). Peserta defile Kontingen Kalbar terdiri dari Pengurus KONI Kalbar, atlet, pelatih, dan official team. Kalbar mendapat kuota 25 orang atau 25 persen dari jumlah total kontingen.

Chief de Mission Kalbar di PON XX Papua, Zainal Sarpani menjelaskan, defile adalah salah satu bagian dari opening ceremony pada PON XX Papua. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan kontingen dari Indonesia.

Photo
Photo


"Salah satu tujuannya adalah silaturahmi antar kontingen. Sementara untuk busana adat daerah, adalah untuk memperkenalkan adat istiadat daerah masing-masing," tuturnya.

Opening Ceremony PON XX Papua sendiri berlangsung meriah. Kali ini, konsep yang diangkat adalah eksplorasi budaya Papua dalam rangka memperkenalkan adat istiadat Bumi Cenderawasih.

Kegiatan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi dan dihadiri menteri kabinet Indonesia Maju, perwakilan Pemda se-Indonesia, dan peserta PON XX Papua.

Ribuan warga menyaksikan acara ini. Kendati menyaksikan dari luar stadion, mereka tetap tak beranjak hingga berakhirnya acara. "Kami sangat bangga pembukaan PON Papua berlangsung meriah. Ini luar biasa," kata Samuel warga Sentani Jayapura.

Photo
Photo


Apalagi, lanjut dia, secara keseluruhan acara berlangsung sangat meriah dan spektakuler terutama saat pesta kembang api."Pesta kembang apinya sangat spektakuler membuat suasana menjadi tambah meriah. Kami sangat bangga dan terharu pembukaan PON berlangsung semarak," jelasnya.

Ia mengaku tak dapat memasuki kompleks stadion karena terhalang persyaratan yang harus dimiliki. Untuk memasuki kawasan Stadion Lukas Enembe. Penonton harus menunjukkan hasil negatif tes PCR 2 x 24 jam atau hasil negatif tes antigen 1 x 24 jam.

Namun demikian, ia mengaku senang. Hal yang sama diutarakan Yoris warga Papua lainnya."Pembukaan PON sangat meriah. Apalagi saat ada tembakan kembang api," tambahnya. (ant/iza) Editor : Super_Admin
#PON XX Papua